Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis android materi zat aditif dan zat adiktif untuk tingkat SMP kelas VIII / Rizky Amilia
Abstrak
ABSTRAK Amilia Rizky. 2016. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Materi Zat Aditif dan Zat Adiktif untuk Tingkat SMP Kelas VIII. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Munzil S.Pd. M.Si. (II) Novida Pratiwi S.Si M.Sc Kata Kunci media pembelajaran IPA media berbasis android zat aditif zat adiktif Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) berkaitan dengan cara mencari tahu tentang alam secara sistematis sehingga IPA bukan hanya penguasaan kumpulan pengetahuan yang berupa fakta-fakta konsep-konsep atau prinsip-prinsip saja tetapi juga merupakan suatu proses penemuan. Sifat materi pada pembelajaran IPA merupakan materi pembelajaran yang cenderung konkrit dan abstrak. Keabstrakan materi IPA membuat peserta didik cenderung kesulitan dalam memahaminya. Dalam proses pengubahan dari pengetahuan abstrak ke yang lebih konkrit diperlukan suatu media pembelajaran yang berfungsi untuk mentransfer materi supaya lebih mudah dicerna oleh peserta didik. Tujuan dari penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan media pembelajaran berbasis android materi zat aditif dan zat adiktif yang layak digunakan sebagai media pembelajaran untuk tingkat SMP Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian pengembangan ini adalah Four-D Model yang meliputi tahap pendefinisian (define) perancangan (design) pengembangan (develop) dan penyebaran (disseminate). Penelitian ini dilakukan sampai tahap pengembangan berupa uji coba produk. Tahap penyebaran (disseminate) tidak dilakukan karena keterbatasan waktu penelitian. Kelayakan dari media yang dikembangkan dapat diketahui dari uji validasi dan uji keterbacaan. Uji validasi terdiri dari uji validasi media oleh dosen ahli media dan satu guru IPA SMP dan uji validasi materi oleh ahli materi dari dosen Prodi IPA. Uji coba produk dilaksanakan dengan melibatkan 10 orang siswa SMP kelas VIII yang telah menempuh materi zat aditif dan zat adiktif. Teknik analisis data yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah teknik analisis nilai rata rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase rata-rata 88 82% dari ahli media dengan kriteria sangat layak dan hasil uji coba produk diperoleh persentase rata-rata 91 2% yang berarti sangat layak. Berdasarkan hasil penilaian tersebut maka rata-rata nilai media pembelajaran yang dikembangkan 90 01% memenuhi kriteria sangat layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran dapat dijadikan alternatif yang diterapkan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pembelajaran materi zat aditif dan zat adiktif.