Skripsi
Kind of ambiguity verbal humors in stand-up comedy Indonesia / Ririh Wejangning Tyas
Abstrak
ABSTRAK Tyas Ririh Wejangning. 2016. Manipulating Linguistic Ambiguity to Arouse Verbal Humor in Stand Up Comedy Indonesia. Skripsi. Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri MalangState. Dosen Pembimbing (I) Prof. A. Effendi Kadarisman M.A. Ph. D (II) Aulia Apriana S.S. M. Pd Kata Kunci linguistic ambiguity humor verbal humor linguistic twist Penelitian ini disusun untuk mengidentifikasi ambiguitas linguistik di dalam stand up komedi Indonesia. Penelitian ini terfokus pada aspek-aspek linguistik yang digunakan dalam stand up komedi. Objek dalam penelitian ini adalah tiga stand up komedian yaitu Dodit Dzawin dan Abdur. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dan temuan dalam penelitian ini diperoleh dengan melihat beberapa video dari stand up komedian yaitu Dodit Dzawin dan Abdur. Kemudian peneliti mengidentifikasi dan memilih data-data mana saja yang memiliki ambiguitas.Setelah itu peneliti mentraskrib data dan mengkategorikannya ke dalam tipe-tipe ambiguitas linguistik. Peneleti kemudian juga menghitung frekuensi dari berapa banyak data yang tergolong dalam ambiguitas linguistik dan menguraikannya berdasarkan teori. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ambiguitas dalam discourse memiliki frekuensi yang paling tinggi dengan jumlah presentase sebesear (37%). Posisi kedua adalah twisting logic dengan presentase 27% ambiguitas dalam pragmatik sebesar 20% ambiguitas dalam fonologi 10% dan terakhir ambiguitas dalam semantik dan leksikal sebesar 3%. Berdasarkan data diatas kita dapat menyimpulkan bahwa ambiguitas dalam discourse lebih dominan dan berperan sangat penting untuk memeberikan kesan humor dalam stand up komedi Indonesia. Sebagai tambahan ambiguitas dalam morfologi dan sintax tidak ditemukan dalam analisis data. Peneliti berharap hasil dari penelitian ini memberikan kontribusi di dalam ranah linguistik. Di samping itu peneliti juga berharap hasil penelitian ini dapat digunakan oleh peneliti-peneliti selanjutnya.