UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Kuat geser diagonal pada pasangan dinding batu bata dalam kondisi basah / Sona Elvandico Pristika

Pristika, Sona Elvandico - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Pristika Sona Elvandico. 2016. Kuat Geser Diagonal pada Pasangan Dinding Batu Bata dalam Kondisi Basah. Skripsi Program Studi S1 Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Nindyawati S.T. M.T. (II) Ir. Edi Santoso M.T. Kata Kunci Kuat Geser Diagonal Pasangan Dinding Batu Bata Daya Serap Pasangan Dinding Batu Bata Kejenuhan Pasangan Dinding Batu Bata Batu Bata merupakan sebuah bahan bangunan yang sering dijumpai untuk pembuatan dinding atau partisi sebuah bangunan. Umumnya dinding dibentuk dari batu bata yang dilekatkan dengan mortar yaitu campuran dari semen pasir dan air yang dikombinasikan sedemikian rupa dengan perbandingan tertentu. Dinding yang berada diluar atau ditepi akan selalu berkontak langsung dengan cuaca selain itu dinding yang berada pada area kamar mandi tentunya memiliki kondisi kejenuhan yang berbeda dengan dinding yang berada didalam bangunan dan tidak berkontak langsung dengan cuaca di luar. Beberapa kondisi kejenuhan yang berbeda pada pasangan dinding bangunan tentunya akan memberi dampak pada kekuatan geser diagonal pasangan dinding batu bata. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui besar kuat geser diagonal pasangan dinding batu bata dengan variasi kejenuhan 0% disiram sepintas 60% dan 100% (2) Untuk mengetahui tingkat kejenuhan air optimum pada pasangan dinding batu bata terhadap kuat geser diagonal dengan variasi kejenuhan 0% disiram sepintas 60% dan 100% dan (3) Untuk mengetahui pola retak pasangan dinding batu bata akibat kuat geser diagonal. Penelitian ini menggunakan benda uji dengan ukuran 50 x 50 cm berjumlah 12 buah masing-masing variabel diwakili 3 buah benda uji. Sebelum pengujian dilaksanakan dilakukan perendaman yang bertujuan agar beda uji jenuh air sesuai dengan variabel masing-masing. Kuat geser diagonal pada pasangan dinding batu bata dengan kejenuhan air 0% sebesar 0.479 Mpa disiram sepintas sebesar 0.462 Mpa kejenuhan air 60% sebesar 0.379 Mpa kejenuhan air 100% sebesar 0.367 Mpa. Kondisi pasangan dinding batu bata dengan kejenuhan air 0% memiliki kuat geser digonal paling besar dibandingkan dengan pasangan dinding batu bata dengan kondisi kejenuhan air disiram sepintas 60% dan 100%. Pola retak hasil pengujian kuat geser diagonal dengan kejenuhan air 0% lebih cenderung memiliki pola retak tipe 2 sedangkan dengan kondisi kejenuhan air disiram sepintas 60% dan 100% lebih cendering memiliki pola retak tipe 1 namun secara umum pola retak pada pasangan dinding batu bata tidak terlihat secara signifikan.


Informasi Detail
DDC
Rs 691.4 PRI k
Prodi
Universitas Negeri Malang. Pascasarjana. Program Studi Teknik Sipil, 2016.
Deskripsi Fisik
viii, 63 lembar : ill.; tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00226/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana). Universitas Negeri Malang, 2016
Subjek
1. BATU BATA
2. BRICK

Pembimbing
1. Nindyawati ; 2. Edy Santoso
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik