Skripsi
Perkembangan Pabrik Gula Krebet Baru Kecamatan Bululawang Kabupaten Malang pasca nasionalisasi (1957-1998) / Agus Joko Purnomo
Abstrak
ABSTRAK Purnomo AgusJoko. 2016. PerkembanganPabrikGulaKrebetBaruKecamatanBululawangKabupaten Malang PascaNasionalisasi (1957-1998). Skripsi JurusanSejarah Program StudiPendidikanSejarah FakultasIlmuSosial UniversitasNegeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ari Sapto M.Hum (II) Drs. DewaAgungGedeAgung M.Hum. Kata Kunci Nasionalisasi Perkembangan PabrikGulaKrebetBaru Perkembanganpabrikgulapascanasionalisasimerupakankajiansejarah yang cukupmenarik.Hal inidikarenakanpadasaatterjadinyanasionalisasitahun 1957 banyakterjadiperubahan-perubahanpentingberkaitandenganpabrikgula sepertihalnya di PabrikGulaKrebetBaru.Awalterjadinyanasionalisasi kepemilikanpabrikgulabukanlagimenjadimilikOei Toing Ham Concern (yang dulumembelipabrikinidaripemerintahBelanda) tetapimenjadimilikBadan Usaha Milik Negara (BUMN) yangberdirisendiridandikelolaoleh PT PG KrebetBaru.KemudianatasarahandanpersetujuanMenteriKeuangan RI dilakukanpenggabungan (merger) dengan PT PG RejoagungBaru yang kemudianbergantinama PT PG Rajawali I atau PT RNI (Rajawali Nusantara Indonesia) yang berkedudukan di Surabaya.PabrikGulaKrebetBarusejaksaatitusampaisekarangberada di bawahpengawasan PT RNI.Hal inilah yang menjadikan focus dalamlatarbelakangpenelitianini. Penelitianinimencarijawabatasmasalahyaitu Pertama bagaimanalatarbelakangberdirinyaPabrikGulaKrebetBaruhingganasionalisasi (1906-1957). Kedua bagaimanakondisiPabrikGulakrebetBarusaatnasionalisasi.Ketiga bagaimanaperkembanganPabrikGulaKrebetBaru (1957-1998).AdapuntujuandalampenelitianiniadalahuntukmengetahuilatarbelakangberdirinyapabrikgulaKrebetBarusampaimenjelangnasionalisasi (1906-1957) kondisiPabrikGulaKrebetBarusaatnasionalisasi danperkembanganPabrikGulaKrebetBaru (1957-1998). Penelitianinimenggunakanmetodesejarah.Didalammetodesejarahadaempatlangkahyaituheuristik kritik interpretasidanhistoriografi. Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwa (1) PabrikGulaKrebetBaruadalahpabrikgula yang didirikanolehpemerintah colonial Belanda yang kemudiandibeliolehOei Toing Ham Concern (seorangpengusahagulaswastaketurunanCina).PadasaatjamanperangkemerdekaansempatdibakardandibumihanguskanolehtentaraRepublik Indonesia sehinggaproduksigulaberhentidantidakproduktiflagi.PabrikGulaKrebetBarumulaidibangunkembalimenjelangnasioanalisasi. (2) Sejakterjadinyanasionalisasi kepemilikanpabrikgulabukanlagimenjadimilikOei Toing Ham Concern (yang dulumembelipabrikinidaripemerintahBelanda) tetapimenjadimilikBadan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berdirisendiridandikelolaoleh PT PG KrebetBaru. (3) Dilakukannyapenggabungan (merger) padamasapemerintahanPresidenSoehartodengan PT PG RejoagungBaru yang kemudianbergantinamaPT PG Rajawali I atau PT RNI (Rajawali Nusantara Indonesia) yang berkedudukan di Surabaya. Denganadanyakajianini diharapkanuntukkedepannyadapatmemberikaninspirasikepadapeneliti-peneliti lain yang tertarikuntukmelakukanpenelitiandengan topic sejarahperekonomianberkaitandenganpabrikgula di daerahKrebetBaruataupun di daerah lain. Misalnyamengkajitentanghubungantenagakerjapenggunakoperasiterhadappelayanankoperasi di pabrikgulaKrebetBaru.