Skripsi
Diskriminasi peran gender yang terkandung dalam lirik (pesan) lagu pop Indonesia / Edeltrudis Jumiarti Jeraman
Abstrak
ABSTRAK Jeraman Edeltrudis Jumiarti. 2016. Diskriminasi Peran Gender yang Terkandung dalam Lirik (Pesan) Lagu Pop Indonesia. Skripsi. Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Suparlan Al Hakim M.Si (II) Hj. Yuniastuti SH.M.Pd Kata Kunci Gender Diskriminasi Gender Peran Gender Feminis Lagu Pop dan Citra Perempuan Permasalahan mengenai diskriminasi gender khususnya bagi kaum perempuan kerap kali terjadi dalam masyarakat. Perbedaan peran gender antara laki-laki dan perempuan yang telah dikonstruksikan secara sosial dan budaya menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya diskriminasi. Dalam beberapa lagu Pop Indonesia juga menunjukkan bahwa permasalahan mengenai diskriminasi peran gender khususnya bagi kaum perempuan masih sering terjadi. Lagu yang merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesan dapat menjadi salah satu alat yang dapat melanggengkan permasalahan tentang diskrimininasi khususnya bagi perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) ragam lagu Pop Indonesia yang bertemakan diskriminasi gender (2) bentuk pesan yang mengandung diskriminasi peran gender dalam lagu Pop Indonesia dan (3) ragam peran gender yang didiskriminasikan dalam lagu Pop Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus yang bersifat deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah berupa lagu-lagu Pop Indonesia yang mengandung diskriminasi peran gender khususnya bagi perempuan sedangkan teknik analisis data yang digunkan adalah teknik analisis isi (Content Analysis) dimulai dari tahap (1) menemukan lambang atau simbol (2) mengklasifikasi data berdasarkan lambang atau simbol dan (3) prediksi atau menganalisa data. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh empat simpulan sebagai berikut. Pertama salah satu faktor penyebab terjadinya diskriminasi peran gender khususnya bagi perempuan dalam masyarakat yakni karena adanya peran gender yang dikonstruksikan secara sosial dan budaya. Perbedaan peran gender yang telah dikonstruksikan tersebut mengakibatkan posisi perempuan semakin terpojokkan dan semakin terbatasnya ruang gerak perempuan. Kedua permasalahan mengenai diskriminasi bagi kaum perempuan juga nampak dalam lagu Pop Indonesia. Dalam lagu-lagu tersebut bentuk diskriminasi yang ditujukan kepada perempuan nampak dalam bentuk stereotipe (pelabelan negatif) seperti perempuan mahkluk yang lemah lembut manja mudah dibohongi dan lain sebagainya subordinasi dan kekerasan (kekerasan psikologi maupun kekerasan dalam bentuk pelacuran). Ketiga perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan kerap kali menimbulkan konflik. Laki-laki dan perempuan terkesan saling berlomba-lomba untuk menjadi yang paling unggul. Keempat ragam gender yang didiskriminasikan dalam lagu Pop Indonesia nampak dari posisi laki-laki yang mendominasi perempuan keberadaan perempuan yang kerap dipandang sebagai obyek penderita sedangkan laki-laki sebagai subyek dan peran laki-laki sebagai penguasa dan perempuann sebagai hamba . Beberapa saran dari peneliti diajukan kepada beberapa pihak yakni (1) kepada pendengar lagu agar lagu-lagu yang mengandung pesan diskriminasi peran gender tidak semakin banyak beredar dalam masyarakat seyogyanya harus lebih kritis dalam menerima berbagai lagu yang beredar (2) bagi perempuan agar permaslahan mengenai diskriminasi gender khususnya bagi perempuan berkurang seyogyanya perempuan harus menunjukkan reaksi sebagai bentuk penolakan atas berbagai tindakan diskriminasi bukan hanya diam dan menerima begitu saja berbagai perlakuan yang tidak adil yang dialaminya. Perempuuan harus menyadari bahwa ia memiliki posisi dan derajat yang sama dengan laki-laki sehingga harus mendapatkan perlakuan yang sama (3) bagi laki-laki agar kesetaraan gender antara laki-laki dan perempuan dapat terwujud dengan baik seyogyanya laki-laki harus memperlakukan perempuan dengan baik harus menghargai perempuan dan tidak mendiskriminasikan perempuan dengan mengatakan bahwa perempuan adalah mahkluk yang lemah lembut manja dan lain sebagainya.