Skripsi
Pengembangan multimedia pembelajaran interaktif materi sistem ekskresi manusia untuk siswa kelas VIII / Okta Defa Yulkhamidah
Abstrak
ABSTRAK Yulkhamidah OktaDefa. 2016. Pengembangan MultimediaPembelajaran InteraktifMateri Sistem Ekskresi Manusia untuk Siswa SMP Kelas VIII. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Munzil S.Pd. M.Si. (II) Erni Yulianti S.Pd. M.Pd. Kata kunci media pembelajaran multimedia interaktif sistem ekskresi manusia IPA diartikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari fenomena alam dan sekitarnya dengan menggunakan metode ilmiah untuk memperoleh data fakta atau kebenaran tertentu. Pada materi sistem ekskresi manusia terdapat fenomena dan konsep yang bersifat mikroskopis yang tidak dapat diamati secara langsung. Siswa hanya mempelajari konsep materi di dalam buku tanpa dapat mengamati fenomena sistem ekskresi yang terjadi di dalam tubuh manusia. Oleh karena itu dibutuhkan media untuk memvisualisasikan fenomena dan konsep yang bersifat mikroskopis agar dapat membantu siswa belajar mengenai sistem ekskresi manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan multimedia pembelajaran interaktif sistem ekskresi manusia untuk siswa SMP kelas VIII yang layak dan valid. Model penelitian yang digunakan di dalam penelitian dan pengembangan ini adalah model pengembangan 4-D Thiagarajan.Penelitian hanya dilakukan sampai pada tahap pengembangan. Produk yang dihasilkan berupa media pembelajaran IPA pada pokok bahasan sistem ekskresi manusia untuk siswa kelas VIII yang dikemas dalam bentuk CD. Instrumen yang digunakan berupa angket untuk menguji kelayakan media pembelajaran. Kelayakan media pembelajaran diukur dari hasil validasi ahli (dua orang dosen IPA) dan uji keterbacaan oleh pengguna media pembelajaran (lima belas siswa kelas VIII SMPdan guru IPA SMP). Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah teknik analisis deskriptif kualitatif dan teknik penghitungan rata-rata. Berdasarkanhasilujikelayakanmedia diperolehpersentasesebesar 89 71% artinya media pembelajaran dikatakan layak untuk digunakan. Berdasarkanhasilvalidasi konsepmateri dan kelayakan mediadiperolehpersentasereratakelayakan media sebesar 88 19% danpersentasekebenarankonsepsebesar100% artinya media pembelajarandikatakanlayakdan valid secaramateriuntukdigunakan. Berdasarkanujiketerbacaanoleh guru sebesar 95 49% danujiketerbacaanolehsiswa sebesar 91 27% artinya media hasilpengembangandinyatakansangat layak untuk digunakan. Media dapatdijadikanalternatifmedia pembelajaran di kelas oleh guru dan dapat digunakan untukmedia pendamping belajarsiswadalampembelajaranmaterisistem ekskresi manusia di luar kelas.