Tesis
Penerapan hypnoteaching pada proses kreatif penciptaan lukisan abstrak tiga mahasiswa S1 Pendidikan Seni Rupa angkatan 2014 Universitas Negeri Malang / Sayekti Pribadiningtyas
Abstrak
ABSTRAK Pribadiningtyas Sayekti. 2016. Penerapan Hypnoteaching Pada Proses Kreatif Penciptaan Lukisan Abstrak Tiga Mahasiswa S1 Pendidikan Seni Rupa Angkatan 2014 Universitas Negeri Malang. Tesis.Program Studi Keguruan Seni Rupa Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I)Dr. Hariyanto Siswowihardjo M.Hum (II) Prof. Wahyudi Siswanto M.Pd. Kata Kunci hypnoteaching proses kreatif lukisan abstrak Hypnoteaching sebagai salah satu alternatif metode yang dapat digunakan untuk menciptakan pembelajaran efektif. Pembelajaran efektif adalah suatu pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk dapat belajar dengan mudah cepat fokus menyenangkan dan mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Menurut Maslow (1968) aktualisasi diri merupakan karakteristik yang fundamental suatu potensialitas yang ada pada semua manusia saat dilahirkan tetapi yang sering hilang terhambat atau terpendam dalam proses pembudayaan. Rogers (1962) menekan-kan bahwa sumber kreativitas adalah kecenderungan untuk mengaktualisasikan diri mewujudkan potensi dorongan untuk berkembang dan menjadi matang kecenderungan untuk mengekspresikan dan mengaktifkan semua kemampuan organisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh hypnoteaching pada proses kreatif penciptaan lukisan abstrak. Proses kreatif yang dimaksud adalah pengalaman yang dirasakan oleh seniman atau pencipta seni pada saat melakukan aktivitas artistik. Kemudian hasil karya diidentifikasi unsur garis warna dan teksturnya untuk diinterpretasi dengan pendekatan psikologi grafis agar dapat diketahui kondisi kejiwaan pelukisnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yaitu penelitian yang bermaksud untuk memahami fenomena tentang apa yang dialami oleh subjek penelitian secara psikologis dalam bentuk lukisan abstrak yang didiskripsikan melalui kata-kata. Pendekatan penelitian ini adalah studi kasus fenomenologis dimana hasil karya lukisan abstrak dianalisis secara tematik. Partisipan penelitian adalah mahasiswa S1 Pendidikan Seni Rupa angkatan 2014 sebanyak tiga orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode hypnoteaching dapat dilakukan di luar ruang kelas dengan tetap fokus konsentrasi terpusat dan antusias dalam proses kreatif penciptaan lukisan abstrak. Secara tidak diduga oleh peneliti ketiga partisipan yaitu P1 P2 P3 menggunakan warna hitam pada karya masing-masing. Sehingga diperlukan kepekaan psikologis untuk membedakan warna hitam yang muncul pada lukisan abstrak P1 P2 dan P3. Kemudian dapat dipahami dan dimaknai bahwa warna hitam tersebut adalah gambaran kondisi traumatis dan defence mechanism (mekanisme pertahanan diri) dari keinginan yang direpresi sesuai dengan pengalaman hidup partisipan