UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Faktor-faktor penyebab terjadinya perkawinan usia muda di Desa Pamoroh Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan / Fadolul Ghafur

Ghafur Fadolul - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Ghafur Fadolul. 2016. Faktor-faktor Penyebab Terjadinya Perkawinan Usia Muda di Desa Pamoroh Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan. Skripsi. Jurusan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Singgih Susilo M.S. M.Si (II) Drs. M. Yusuf Idris. Kata Kunci Pernikahan Muda Kondisi Ekonomi Sosial dan Budaya Perkawinan memiliki aturan dan hukum yang berlaku salah satunya mengenai batasan usia pernikahan yaitu 18 tahun sebagaimana dijelaskan dalam undang-undang No.1 tahun 1974 tentang perkawinan UU RI No.23 tahun 2003 tentang perlindungan anak juga berdasarkan usia pendidikan. Batasan usia perkawinan oleh BKKBN (1998) perkawinan ideal adalah perkawinan yang dilakukan oleh seorang laki-laki dengan usia minimal 25 tahun dan usia minimal wanita 20 tahun. Perkawinan usia muda pada tahun 2011 sampai 2015 terhitung jumlah pasangan yang melangsungkan akad nikah pada usia 10-19 tahun yakni 18 26 32 35 dan 36. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh faktor ekonomi pendidikan beban tanggungan budaya serta faktor yang paling berpengaruh terhadap pernikahan usia muda di Desa Pamoroh. Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kuantitatif melalui pendekatan expose facto. Jenis penelitian yang digunakan yaitu korelasional untuk mengetahui pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat dengan mengunakan metode survey dalam pengumpulan data. Jumlah sampel dalam penelitian yaitu 83 responden di Desa Pamoroh yang ditentukan secara proposional randem sampling. Analisis data yang digunakan yaitu tabulasi tunggal tabulasi silang serta uji statistik regresi linear berganda. Hasil penelitian analisis tabulasi dan hasil uji regresi linear berganda menunjukkan bahwa secara serentak semua variabel dependen berpengaruh terhadap pernikahan dini. Pada hasil uji statistik secara parsial variable pendidikan dan beban tanggungan memiliki pengaruh dan variabel ekonomi serta budaya yang hanya memiliki pengaruh kecil terhadap variabel terikat. Faktor yang paling dominan memberikan pengaruh terhadap pernikahan muda adalah lama pendidikan dan sumbangan paling kecil adalah variabel budaya. Saran yang diajukan berdasarkan permasalah yang berkaitan dengan pernikahan muda di Desa Pamoroh yaitu 1) pemerintah Kabupaten Pamekasan perlu memperhatiakan pendidikan terutama mengenai aksesibilitas fasilitas dan biaya pendidikan 2) diperlukan adanya penyuluhan menyenai dampak dari pernikahan muda terutama pada perempuan 3) perlu adanya penyuluhan pada masyarakat mengenai program KB untuk menghindari jumlah tanggungan keluarga yang tinggi.


Informasi Detail
DDC
Rs 306.872 GHA f
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Geografi, 2016.
Deskripsi Fisik
ix, 116 lembar : il. , tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00759/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. PERKAWINAN
2. MARRIAGE

Pembimbing
1. Singgih Susilo; 2. M. Yusuf Idris
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik