Skripsi
Pengembangan Lembar Kerja Siswa materi Permutasi dan Kombinasi dengan pensekatan inkuiri / Nurlaila Tri Wulandari
Abstrak
ABSTRAK Wulandari Nurlaila 2016. Pengembangan Lembar Kerja Siswa materi Permutasi dan Kombinasi dengan Pendekatan Inkuiri. Skripsi Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Erry Hidayanto M.Si Kata kunci lembar kerja siswa permutasi dan kombinasi pendekatan inkuiri Matematika merupakan mata pelajaran yang perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah dasar sampai perguruan tinggi untuk membekali mereka kemampuan berpikir logis analitis sistematis kritis dan kreatif. Berdasarkan penelitian sebelumnya pada materi permutasi dan kombinasi peserta didik kesulitan dalam membedakannya. Peserta didik bingung dalam menerapkan dalam soal. Hal itu dikarenakan peserta didik hanya menggunakan metode menghafal tanpa memahami perbedaan dari permutasi dan kombinasi itu sendiri. Bahan ajar yang dikembangkan berupa Lembar Kerja Siswa untuk materi permutasi dan kombinasi dengan pendekatan inkuiri. Lembar Kerja Siswa dengan pendekatan inkuiri adalah Lembar Kerja Siswa yang berisi kegiatan penemuan konsep maupun latihan permasalahan permutasi dan kombinasi yang membantu siswa untuk aktif berpikir melalui pertanyaan-pertanyaan arahan yang sifatnya membimbing. Lembar Kerja Siswa ini memberikan kesempatan pada siswa untuk mempelajari pokok bahasan permutasi dan kombinasi secara mandiri dalam pengawasan dan bimbingan guru. Penelitian pengembangan ini menggunakan model pengembangan Thiagarajan. Model Thiagarajan dalam Hobri (2010 12-16) ini terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu Define Design Develop dan Disseminate atau diadaptasikan menjadi model 4-D yaitu pendefinisian perancangan pengembangan dan penyebaran. Penelitian ini menggunakan model pengembangan Thiagarajan 4-D yang telah di adaptasi menjadi tiga tahap yaitu Define Design dan Develop dengan pertimbangan terbatasnya waktu biaya serta produk yang dikembangkan hanya dapat digunakan untuk beberapa kalangan yang sesuai dengan kriteria pengembangan. Dalam penleitian ini dilakukan tiga uji coba terhadap kualitas produk pengembangan yang terdiri dari uji kevalidan uji kepraktisan dan uji keefektifan. Uji kevalidan dilakukan oleh dua orang validator yang terdiri dari satu orang dosen matematika dan satu orang praktisi. Uji kepraktisan dilakukan dengan mengambil skor dari hasil pengerjaan Lembar Kerja Siswa yang telah dikerjakan oleh peserta didik. Uji keefektifan dilakukan dengan mengambil skor dari tes hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis diperoleh 3 kesimpulan. Pertama untuk uji kevalidan terdapat tiga instrumen yang divalidasi oleh validator. Instrumen yang pertama adalah Lembar Kerja Siswa yang memperoleh skor rata-rata hasil validasi sebesar 3 32 sehingga Lembar Kerja Siswa termasuk pada kriteria valid namun dengan revisi. Instrumen yang kedua adalah RPP yang memperoleh skor rata-rata hasil validasi sebesar 3 67 sehingga RPP termasuk pada kriteria valid namun tetap dengan revisi. Instrumen yang terakhir adalah tes hasil belajar yang memperoleh skor rata-rata hasil validasai sebesar 3 36 sehingga tes hasil belajar termasuk pada kriteria valid. Kedua Lembar Kerja Siswa ini dapat dikatakan praktis karena sebanyak 100% peserta didik memperoleh nilai di atas kriteria yang telah ditentukan sebelumnya. Ketiga Lembar Kerja Siswa ini dapat dikatakan efektif karena sebanyak 100% peserta didik telah tuntas dalam menyelesaikan tes hasil belajar. Berdasarkan hasil analisis tersebut dapat dikatakan bahwa Lembar Kerja Siswa yang dikembangan merupakan media yang valid efektif dan praktis sehingga dapat digunakan sebagai penunjang pembelajaran pada materi permutasi dan kombinasi.