Tugas Akhir
Pengolahan bahan pustaka di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno / Firdaus Aji Cahyono
Abstrak
ABSTRAK Cahyono Firdaus Aji. 2016. Pengolahan Bahan Pustaka di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno Tugas Akhir. Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Heri Suwignyo M.Pd. (II) Dwi Novita Ernaningsing S.Sos. M.Hum. Kata Kunci perpustakaan pengolahan bahan pustaka Beragamnya jenis dan koleksi bahan pustaka menuntut pustakwan pandai dalam mengolahnya. Pengolahan bahan pustaka adalah kegiatan perpustakaan mulai dari memeriksa mengolah dan menyusun bahan pustaka dalam rak untuk dimanfaatkan oleh pemustaka. Perpustakaan Proklamator Bung Karno memiliki koleksi dan pemustaka yang cukup banyak maka pengolahan bahan pustaka harus dilakukan secara maksimal. Dengan pengolahan yang baik diharapkan pemanfaatan koleksi bahan pustaka juga akan menjadi maksimal. Tujuan dari penulisan tugas akhir ini adalah untuk (a) medeskripsikan kegiatan pengolahan bahan pustaka di UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan (b) mendeskripsikan kendala yang dapat menghambat kegiatan pengolahan bahan pustaka di UPT Perpustakaan Proklamtor Bung Karno. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif yaitu menjelaskan dan menjabarkan kegiatan dan temuan di lapangan. Metode ini dipilih karena dapat menggambarkan secara nyata kejadian dengan turun langsung ke tempat penelitian. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data melalui observasi dokumentasi dan wawancara. Obeservasi dilakukan dengan cara peneliti turun langsung ke tempat penelitian dan melakukan pengamatan secara langsung. Dengan wawancara peneliti akan memperoleh data dari narasumber dengan memberikan beberapa pertanyaan terkait penelitian . Dokumentasi mengumpulkan data tambahan untuk melengkapi hasil penelitian. Hasil yang diperoleh dari peneltian adalah sebagai berikut. Pertama kegiatan pengolahan bahan pustaka di UPT Perpustakaan Proklamtor Bung Karno yaitu (a) klasifikasi bahan pustaka (b) katalogisasi bahan pustaka (c) tajuk subjek dan (d) aplikasi fisik bahan pustaka. kedua Kendala yang terdapat dalam kegiatan pengolahan bahan pustaka yaitu (a) pemberian nomor klasifikasi masih belum konsisten (b) kemampuan pustakwan dalam bahasa asing masih kurang dan (c) pembuatan kartu katalog kurang efisien. Dalam menentukan nomor klasifikasi bahan pustaka sebaiknya lebih konsisten. Jika ada bahan pustaka yang nomor klasifikasinya tidak konsisten seharusnya ditarik dari rak dan diolah kembali. Ini supaya temu kembali informasi menjadi lebih mudah dan penjajaran koleksi di rak buku menjadi lebih baik. Pembuatan kartu katalog sebaiknya perlu dikaji ulang kembali karena sudah ada OPAC (Online Public Acces Catalogue) untuk membantu temu kembali informasi. Terlebih sekarang sudah era perpustakaan digital dan pemanfaatan kartu katalog sangat kurang. Sebaiknya bidang pengolahan bahan pustaka menyediakan buku pedoman yang berbahasa Indonesia atau sudah dialih bahasakan. Ini supaya pustakwan dapat lebih mudah memahami buku pedoman dan kegiatan pengolahan bahan pustaka menjadi lebih efisien. i