Tesis
Pengembangan bahan ajar berbasis blended learning dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan siswa kelas X Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) / Pulung Hening Fardhany
Abstrak
ABSTRAK Fardhany Pulung Hening. 2016. PengembanganBahan Ajar BerbasisBlended LearningdalamPembelajaranPendidikanJasmani Olahraga danKesehatanSiswaKelas X SekolahMenengahKejuruan (SMK). Tesis PendidikanOlahragaPascasarjanaUniversitasNegeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Wasis D. Dwiyogo. M.Pd. (2) Dr. Saichudin M.Kes. Kata kunci Bahan ajar blended learning pendidikanjasmani olahraga dankesehatan Penggunaanteknologikomunikasidaninformasidalambidangpendidikanmemberikanbanyakpengaruhterutamapeningkatansumberbelajar. Minimnyabahan ajar yang digunakansebagaikeanehkaragamansumberbelajar. pembelajaran PJOK cenderungtatapmukamembuatpembelajaranmenjadimonoton. Sumberbelajar yang ideal bisadidapatdaritatapmuka offlinedanonline. Sehinggadiperlukannyapengembanganbahan ajar berbasisblended learning dalampembelajaran PJOK. Olehkarenaituperlu di buatbahan ajar blended learningagar bisamenunjangataumeningkatkan proses pembelajaran PJOK. Penelitianinibertujuanuntukmembuatbahan ajar berbasisblended learning dalampembelajaranpendidikanjasmani olahraga dankesehatansiswakelas X SMK. Metodepenelitiandanpengembanganinimenggunakan model konseptual yang mengacupadapengembanganmodel rancanganberbasisblended learninguntukhasilbelajarpemecahanmasalahyaitu (1) analisiskebutuhanpemecahanmasalah (2) identifikasisumberbelajardankendala-kendaladalammengaplikasikanpembelajaranberbasisblended learning dan (3) identifikasikarakteristikpebelajar. Tahaprancangan (4) menetapkantujuanpembelajaran (5) memilihdan (6) menetapkanstrategipembelajaran. Tahapevaluasi (7) ujicoba (8) revisi (9) prototipepembelajaranberbasisblended learning. Produk yang dihasilkanadalahbahan ajar berbasisblended learning berupamodul multimedia danedmododenganhasilsangat valid. Rinciandaripengembangandiperolehhasilkelompokperorangan kecildanbesarsangat valid denganhasil rata-rata 86%. Denganrincianhasilujikelompokperorangankemenarikanproduk(95%) kemudahan(86 11%) kejelasan(87 50%). Ujikelompokkecilkemenarikan(86 25%) kemudahan(86 46%) kejelasan(86 98%). Ujicobakelompokbesarkemenarikan(86 83%) kemudahan (85 28%) kejelasan(85 69%). Saran dalampengembanganiniterdiridaripemanfaatanprodukdanpengembanganlebihlanjut. Untukpemanfaatanproduk disarankan guru dapat memanfaatkanmetodepembelajaranblended learninguntukmeningkatkan aktivitasbelajarsiswadenganmateri yang lebihlengkapdanbervariatif. Untuk pengembanganlebihlanjut diharapkanadanyapenelitianlanjutanuntuk mengukurtingkatefektifitaspengembanganbahan ajar berbasisblended learningdalampembelajaranpendidikanjasmani olahraga dankesehatansiswakelas X SMK