UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Strategi pengembangan sentra industri mebel Kemirahan Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Kota Malang / Yoga Kurniawan

Kurniawan, Yoga - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Kurniawan Yoga. 2016. Strategi Pengembangan Sentra Industri Mebel Kemirahan Kelurahan Tunjungsekar Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Hadi Sumarsono S.T. M.Si. (2) Dr. Grisvia Agustin M.Sc. Kata Kunci Industri Mebel Strategi Pengembangan Pengembangan Usaha Salah satu UMKM yang ada di Jawa Timur yaitu tedapat di kota Malang. Kota Malang memiliki berbagai potensi industri umumnya potensi industri yang berada di kota Malang berskala kecil dan menengah. Salah satunya yaitu industri meubel di jalan piranha atas kota Malang tepatnya di kawasan Kemirahan Kelurahan Tunjungsekar kecamatan Lowokwaru. Seiring berjalannya waktu industri mebel seolah berjalan ditempat tidak terlihat peningkatan signiikan. Hal ini disebabkan oleh banyaknya kendala yang dihadapi para pengrajin sehingga perkembangannya terlihat begitu lamban Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan model pendekatan studi kasus. Penelitian ini berusaha memahami makna suatu peristiwa dalam situasi tertentu menurut perspektif peneliti sendiri. Peneliti mengumpulkan data melalui tahap observasi wawancara dan dokumentasi. Setelah mendapatkan data yang diharapkan data akan dianalisa menggunaka SWOT. Hasil penelitian peneliti menunjukkan bahwa masih adanya beberapa kekurangan dan hambatan pada sentra industri tersebut. Seperti halnya cara pemasaran ketersediaan bahan baku keterampilan SDM dan peran pemerintah. Adanya hal-hal tersebut mengakibatkan hambatan dalam pengembangan sentra indusri mebel tersebut. Berdasarkan dari matriks IFAS dan EFAS pengrajin dapat melakukan pengembangan usaha dengan menggunakan langkah penetrasi pasar dan pengembangan produk. Penetrasi pasar dapat dilakukan dengan pemasaran yang lebih agresif agar dapat meningkatkan penjualan produknya. Pengusaha dapat melakukan peningkatan pangsa pasar dengan cara strategi harga yang kompetitif dan juga promosi. Peran pemerintah yang seharusnya maksimal dalam membantu pengembangan sentra industri ini dirasa masih sangat minim oleh para pengusaha. Bantuan yang diharapkan seperti bantuan modal dan pelatihan juga tidak didapatkan oleh para pengusaha dan pengrajin mebel. Masalah-masalah seperti itulah yang masih menghambat sentra industri mebel untuk berkembang. Peran pengusaha dan pemerintah harus saling bekerjasama dalam pengembangan sentra industri mebel ini.


Informasi Detail
DDC
Rs 338.456454 KUR s
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Ekonomi Pembangunan, 2016.
Deskripsi Fisik
v, 97 lembar : il. , tab.; 30 cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
00906/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)-- Universitas Negeri Malang. 2016
Subjek
1. INDUSTRI MEBEL - EKONOMI
2. FURNITURE INDUSTRY - ECONOMICS

Pembimbing
1. Hadi Sumarsono; 2. Grisvia Agustina
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik