Tugas Akhir
Penggunaan filler fly ash sebagai campuran Aspal Beton (AC-BC) ditinjau dari kinerja Marshall / Khoirul Anwar
Abstrak
ABSTRAK Khoirul Anwar. 2016. Penggunaan Filler Fly Ash Sebagai Campuran Aspal Beton (AC-BC) Ditinjau Dari Kinerja Marshall. TugasAkhir Program Studi D3 TeknikSipildanBangunan Jurusan Teknik Sipil FakultasTeknik UniversitasNegeri Malang. Pembimbing Drs. Boedi Rahardjo M.Pd. M.T. Kata Kunci Laston (AC-BC) Filler fly ash Marshall Filler merupakan salah satu komponen dalam suatu kontruksi pekerjaan jalan yang mepunyai peranan yang sangta besar. Persentase yang kecil terhadap campuran bukan berarti tidak mempunyai efek yang besar pada sifat-sifat marshall yang juga merupakan kinerja campuran terhadap beban lalulintas. Penggunaan filler fly ash dalam campuran beton AC-BC adalah untuk mengisi rongga dalam campuran untuk meningkatkan daya ikat aspal beton dan untuk meningkatkan stabilitas dari campuran. Fly ash dapat dijadikan sebagai mineral filler karena ukuran partikelnya yang sangat halus dan mengandung unsur pozzolan sehingga dapat berfungsi sebagai bahan pengisi dan pengikat aspal beton. Tujuan dari pengujianini adalah (a)Mengetahui karakteristik bahan penyusun campuran laston AC-BC (b) Mengetahui penggunaan filler Fly Ashterhadap kinerja laston AC-BC berdasarkan uji marshall. Pada pengujian ini diperoleh (a) hasilpemeriksaanagregatkasar untuk berat jenis bulk 2 51 gr/cm3 berat jenis SSD 2 55gr/cm3 berat jenis semu 2 63 gr/cm3 penyerapan 1 84% dan pada pemeriksaan Los Angeles AbrationTest yang teraussebesar21 30% sedangkan pada agregat halus diperoleh berat jenis bulk 2 51 gr/cm3 berat jenis SSD 2 54 gr/cm3 berat jenis semu 2 60 gr/cm3 dan penyerapan 1 32% dan kadar aspal optimum sebesar 6% (b) untuk Pengujian dengan Marshall test didapat rata-rata nilaistabilitas1186 33 kg kelelehan plastis (flow) 3 67 mm Marshall Quotient 323 39 kg/mm nilaiVIM5 27% nilai VMA 17 83% dannilai VFAdiperoleh 70 43%.