Skripsi
Penelitian studi kasus fenomenologi persepsi keadilan pelaku pembunuhan anggota PKI 1965 / Kukuh Setyo Pambudi
Abstrak
ABSTRAK Pambudi K.S. 2016.PENELITIAN STUDI KASUS FENOMENOLOGI PERSEPSI KEADILAN PELAKU PEMBUNUHAN ANGGOTA PKI 1965. Skripsi Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Fattah Hanurawan M.Si. M.Ed (2)Indah Y. Suhanti S.Psi M.Psi. Kata kunci persepsikeadilan pelakupembunuhan peristiwatahun 1965 studikasusfenomenologi. Tahun 1965 merupakansalahsatuperistiwapenting yang mewarnaisejarah Indonesia. Sebuahperistiwa yang sampaisaatinimasihmenjadiperdebatandanawalpergantianrezimpemerintahan. Peristiwainiterdapatbanyakpertumpahandarah yang terjadiantargolongan. Penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikanpersepsikeadilanpelakupembunuhananggota PKI tahun 1965. Rancanganpenelitian yang digunakanadalahkualitatifdengan model studikasusfenomenologi. Subjekpenelitianberjumlah 3 orang yang berjeniskelaminlaki lakidanmenjadipelakupembunuhansekaliguspelakusejarahperistiwa 1965. Data primer didapatkandenganwawancaratakterstruktursecaramendalam. Kemudian data sekunderdidapatkandariinforman studidokumen observasi dancatatanlapangan. Hasilpenelitiandidapatkanbahwasubjekmemilikipersepsibahwapembunuhananggota PKI merupakanhal yang adil. Persepsikeadilansubjekdijabarkandalamempatbentukkeadilan yakniprotektif prosedural retributif danrestoratif. Secaraprotektif subjekmemilikipersespsikeadilan yang menyebutkanbahwapembunuhananggota PKI adilkarenadilakukansebagaibentukperlindungandiri. Selainitusecaraprosedural subjekmenilaibahwapembunuhananggota PKI adildengantidakmelangarprosedur yang ditetapkan. Secararetributifdanrestoratifsubjekmenyebutkanbahwapembunuhananggota PKI juga merupakansuatubentukhukumandanupayamengembalikankondisisepertisemula. Penelitianinidiharapkandapatmemberikansudutpandang lain dalammembedahperistiwa 1965 secaralebihobjektif. Persepsikeadilansubjekataupelakupembunuhanperludipertimbangkansebagaibagiandariupayapemecahanmasalah utamanyarekonsiliasi yang tengahdigalakkan. Masyarakat juga diharapkandapatmengambilsudutpandang yang utuhdalammenilaiperistiwa 1965 sehinggatidakada yang dirugikandanrekonsiliasisegeratercapai. Penelitiselanjutnyadiharapkandapatmembuathubungan yang lebiheratdengansubjekpenelitian sehingga data yang diperolehakanlebih kaya danmendalam.