Skripsi
Analisis efektifitas pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Pola Kemitraan Provinsi Jawa Timur di Badan Penelitian Pengembangan dan Diklat Kabupaten Pasuruan / Dewi Sriwahyuni
Abstrak
ABSTRAK Sriwahyuni Dewi.2016.Analisis Efektifitas Pelaksanaan Diklat Kepemimpinan Tingkat IV Pola Kemitraan Provinsi Jawa Timur di Badan Penelitian Pengembangan dan Diklat Kabupaten Pasuruan.Skripsi. JurusanManajemen FakultasEkonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. Mohammad Hari M.Si. (II) Drs. I Nyoman Suputra M.Si. Kata Kunci Pelaksanaan ProgramDiklat Kepemimpinan Tingkat IV Model Kirkpatrick. Kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kinerja berbasis ASN terhadap pengembangan pegawai memerlukan pembinaanmelalui kegiatan penyelenggaraan diklat di Badan Penelitian Pengembangan dan DiklatKabupaten Pasuruan. Pentingnya kualitas sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi dalam bidangnya dalam menghadapi tuntutan nasional dan tantangan global diera transisi diperlukan dalam Pemerintahan Daerah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan kualitas diklat dan efektifitas penyelenggaraan diklat kepemimpinan Tingkat IV pada Pemerintahan Kabupaten Pasuruan. Subjek Penelitian ini adalah peserta yang mengikuti diklat kepemimpinan tingkat IV angkatan 121 dari berbagai bidang instansi Pemerintahan Daerah Kabupaten Pasuruan dan Widyaiswara.Jenis penelitian menggunakan evaluasi program dengan model kirkpatrick (reaction learning beavior result)dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dalam penelitian ini terdiri dari Pedoman observasi Pedoman wawancara studi dokumentasi dan Koesioner.Analisis data mengunakan model Miles dan Huberman melalui display data reduksi data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) reaksi peserta diklat terhadap pembelajaran ceramah oleh narasumber dan kemampuan Coach kategori sudah sesuai dengan skor 76 30 % sistem pengelolaan baik dari segi administrasi dan operasional sebesar 77 50 %. 2) Reaksi Coch terhadap kualitas perubahan peserta yaitu sebesar 53 26%.3) Reaksi Peserta Terhadap Tenaga Kediklatan sebesar 79 03 %. Efektivitas program dari segi reaksi peserta adalah pada skor 31 57 atau pada kategori memadai dan hasil kuesioner 81 67% peserta menganggap pengetahuan yang diberikan selama diklat kurang bersifat praktis. Saran yang diberikan berdasarkan hasil penelitian adalah sarana dan prasarana pada saat pelaksanaan diklat lebih diperhatikan serta tenaga pengelola diklat di Badan Penelitian Pengembangan dan Diklat Kabupaten Pasuruan perlu mendapat pembinaan agar lebih profesional.