Skripsi
Pengaruh kompensasi finansial dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan Bagian Produksi PT. Merdeka Nusantara di Kabupaten Tuban / Renno Novianto Putra
Abstrak
ABSTRAK Putra Renno Novianto. 2016. Pengaruh Kompensasi Finansial Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi PT. Merdeka Nusantara Di Kabupaten Tuban. Skripsi. Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Mohammad Arief M.Si. Pembimbing (II) Elfia Nora S.E. M.Si. Kata Kunci Kompensasi Finansial Motivasi Kerja Kinerja Karyawan Persaingan dalam dunia bisnis bagi perusahaan merupakan tantangan untuk dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya. Keberadaan sumber daya manusia pada suatu perusahaan memegang peranan penting untuk mencapai tujuan perusahaan melalui kinerja setiap karyawannya. Salah satu strategi yang dapat dilakukan untuk merangsang kinerja karyawan adalah melalui strategi kompensasi finansial dan motivasi kerja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kompensasi finansial dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan PT. Merdeka Nusantara di Kabupaten Tuban Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Populasi dalam penelitian ini adalah 172 karyawan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode proportionate sampling dan diperoleh 120 responden. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer yang didapat dari responden melalui hasil kuisioner. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis regresi berganda dengan bantuan software SPSS 16.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompensasi finansial dan motivasi kerja secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan melihat hasil analisis regresi linear berganda (thitung X1 5 075 thitung X2 2 276) lebih besar dari ttabel 1 657 dan nilai signifikan (X1 0 000 X2 0 025) yang lebih kecil dari taraf signifikan 0 05. Berdasarkan hasil penelitian peneliti menyarankan 1) Perusahaan harus lebih memperhatikan kembali mengenai pemberian insentif dilihat dari hasil kerja serta prestasi kerja karyawan agar pemberian insentif dilakukan secara merata dan adil. 2) Perusahaan harus memperhatikan hubungan antar karyawan serta memberikan pengawasan saat karyawan melaksanakan pekerjaannya dengan begitu akan tampak bagaimana langkah motivasi kerja karyawan untuk meningkatkan hubungan kerja sesama karyawan semakin baik 3) Karyawan harus selalu diawasi dalam proses bekerja dengan begitu akan tampak bagaimana kinerja karyawan dan hasil penilaian kinerja karyawan pada saat evaluasi kerja serta perusahaan harus lebih memperhatikan mengenai hubungan kerja sama antar karyawan saat proses produksi jika hubungan kerja sama baik tentu akan berdampak baik pula kinerja antar karyawan dalam pencapaian target perusahaan.