Skripsi
Proses belajar menjadi perias pengantin (studi biografi pada proses pembentukan konsep diri) / Yohana Fitriani
Abstrak
ABSTRAK Fitriani Yohana.2016.Proses Belajar MenjadiPeriasPengantin (StudiBiografiPda Proses Pembentukan Konsep Diri).JurusanPendidikanLuarSekolah. FakultasIlmuPendidikan. UniversitasNegeri Malang.Pembimbing (I) Prof. Dr. Supriyono M.Pd (II) Dr. UmiDayati M.Pd Kata Kunci Pembelajaran informal periaspengantin Menjadiseorangperiaspengantinmembutuhkan proses belajar yang tidakmudah. Untukmenjadiseorangperiasharusmemahamidanmenguasaimateri serta praktek mengenai kosmetik danjugaharusmemilikikekuatanuntukmerubahwajahlebihberseridantampakistimewaatau yang disebutdengan mangklingi . Dalamprosesnyamembentukdirimenjadiperiasmembutuhkan proses belajarmelaluikegiatanbelajarbaiksecara informal maupun non formal.Untukitutujuanpenelitianiniadalahmendiskripsikanbagaimanaawalperjalananseseoranghinggamenjadiperiaspengantin yang mahir. Atasdasarpertimbangantersebut penelitimengkajidanmenelititentangbagaimanabisamenjadiseorangperiaspengantin.fokuspenelitiandiarahkanpada (1) hal yang mendasariseseorangmenjadiperiaspengantin (2) bagaimana proses belajar yang dilakukanuntukmenjadiperiaspengantin. Metodepenelitian yang digunakanmelaluipendekatankualitatifdenganjenispenelitianbiografi.Sumberdatadalampenelitianiniadalahbu Kasno pak Kasno Riska dan Nita.Teknikpengumpulan data yang digunakanadalahwawancara observasi danstudidokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data penyajian data dan verifikasi. Reduksi data merupakan pengelompokan data yang telah terkumpul disesuaikan dengan fokus penelitian. Penyajian data merupakan data disajikan dalam bentuk uraian singkat yang diperoleh dari hasil reduksi. Verifikasi merupakan penarikan kesimpulan. Hasilpenelitianinimenunjukkanbahwa (1) hal yang mendasariseseoranguntukmenjadiperiasialahbermulakarenahobidanjugapenghargaandarimasyarakatdenganmemberikankepercayaanuntukmemintatolongdiriasketigaadakegiatansepertikarnavalakhirnyaseseorangmemutuskanuntukmenjadiperias.Selainituterdapat pula faktorkebutuhanmanusiayaituuntukmendapatkanpekerjaandanpendapatansehinggamemutuskanuntukmenjadiperiaspengantin. (2) prosesbelajar yang dilakukanberawaldaribelajar informal kemudianmengikutikursusdengantujuanmenjadiperiaspengantin yang professional.Proses belajar yang dilakukantidakterlepasdarifaktor internal dariindividuitusendiriyaituberupaminat motivasi motif dankebutuhansertadidukungolehfaktoreksternalyaitudukungankeluargadanjugamasyarakat.Hasildari proses belajarkemudianditurunkankepadagenerasiselanjutnyasebagaibentukregenerasidengancaramengajakkeduaputrinyabekerjaketikaadajobmerias kemudianmenyuruhputrinyauntukmelihatdanmengamatitahap demi tahapbagaimanameriaswajah dan yang terakhirdilakukanadalahmenyuruhkeduaputrinyauntukmempraktekkanketikaadawaktusenggang. Saran dalampenelitianiniadalah (1) bagiseseorang yang inginmenjadiperiaspengantinhendaknyaperlumemperhatikandanmemahamihalapasaja yang harusdipersiapkandandilakukanketikamemutuskanmenjadiperiaspengantin. (2) dapatdijadikansebagaireferensimahasiswauntukmengetahuibagaimana proses belajar yang terjadidalammembentukdirimenjadiseseorang yang dicita-citakan.