Disertasi
Pengaruh strategi pembelajaran Practice Generalization Reinforcement (PGR) vs pembelajaran langsung dan pengetahuan awal terhadap hasil belajar tata bahasa bahasa Inggris siswa Sekolah Menengah Pertama / Supriyo
Abstrak
ABSTRAK Supriyo. 2017. Pengaruh Strategi Pembelajaran Practice Generalization Reinforcement (PGR) Vs Pembelajaran Langsung dan Pengetahuan Awal terhadap Hasil Belajar Tata Bahasa Bahasa Inggris Siswa Sekolah Menengah Pertama Program Studi Teknologi Pembelajaran Pascasarjana Universitas Negeri Malang Pembimbing (I) Prof. Dr. I Nyoman Sudana Degeng M.Pd. (II) Prof. Hj. Utami Widiati M.A. Ph.D. (III) Prof. Dr. I Wayan Ardhana M.A. Kata kunci strategi pembelajaran practice generalization reinforcement pembelajaran langsung pengetahuan awal hasil belajar Tujuan penelitian ini adalah menemukan pengaruh utama dan interaksi antara strategi pembelajaran dengan penerapan strategi pembelajaran practice generalization reinforcement (PGR) vs pembelajaran langsung dan pengetahuan awal terhadap hasil belajar tata bahasa Bahasa Inggris siswa sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen kuasi dengan desain faktorial versi pretest-posttest non-equivalent control group design. Subjek penelitian siswa kelas IX SMP Negeri 1 Labang Kabuapaten Bangkalan Propinsi Jawa Timur pada semester genap tahun pelajaran 2015/2016. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling. Data diperoleh melalui prates dan pascates. Jumlah siswa yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 119 orang. Sebanyak 60 orang dibelajarkan dengan pembelajaran langsung sebagai kelompok kontrol dan 59 orang lainnya dibelajarkan dengan strategi practice generalization reinforcement sebagai kelompok eksperimen. Analisis data hasil penelitian dilakukan dengan Anova (analisys of variance) dengan desain faktorial 2x2 dan tingkat signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) hasil belajar tata bahasa Bahasa Inggris siswa tidak berbeda secara signifikan antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran langsung dan strategi practice generalization reinforcement kelompok siswa pada kelompok eksperimen yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran practice generalization reinforcement memperoleh nilai tidak lebih baik secara signifikan daripada kelompok siswa pada kelompok kontrol yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran langsung (2) hasil belajar tata bahasa Bahasa Inggris berbeda secara signifikan antara kelompok siswa yang memiliki pengetahuan awal tinggi dan pengetahuan awal rendah siswa yang memiliki pengetahuan awal tinggi memperoleh nilai hasil belajar lebih baik dibandingkan dengan kelompok siswa yang memiliki pengetahuan awal rendah dan (3) interaksi antara strategi pembelajaran dan pengetahuan awal memberikan pengaruh signifikan terhadap hasil belajar tata bahasa Bahasa Inggris. Berdasarkan beberapa temuan dalam penelitian ini beberapa saran yang disampaikan adalah (1) guru Bahasa Inggris perlu menerapkan strategi pembelajaran practice generalization reinforcement dan atau pembelajaran langsung dalam proses pembelajaran tata bahasa Bahasa Inggris (2) sebelum pembelajaran dimulai guru disarankan untuk mengetahui pengetahuan awal siswa tentang materi pembelajaran tata bahasa (3) kepala sekolah dan pengawas sekolah diharapkan dapat memfasilitasi pengembangan kompetensi guru dalam menerapkan strategi pembelajaran practice generalization reinforcement dan atau pembelajaran langsung dalam bentuk pelatihan dan (4) peneliti lain dapat menjadikan hasil penelitian ini sebagai referensi untuk melalukan penelitian lanjutan tentang pengaruh strategi pembelajaran practice generalization reinforcement dan atau pembelajaran langsung dan pengetahuan awal terhadap hasil belajar tata bahasa Bahasa Inggris yang lebih luas.