Tesis
Pengembangan bahan ajar berbasis Realistic Mathematics Education (RME) materi keliling dan luas bangun datar untuk kelas IV Sekolah Dasar / Mochamad Farid Ubaidillah
Abstrak
ABSTRAK Ubaidillah M. F. 2017. Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Realistic Mathematics Education (RME) Materi Keliling dan Luas Bangun Datar untuk Kelas IV Sekolah Dasar. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Subanji M.Si. (2) Prof. Dr. Cholis Sa dijah M.Pd M.A. Kata Kunci pengembangan bahan ajar realistic mathematics education keliling dan luas bangun datar. Matematika perlu diajarkan sesuai prinsip-prinsip keilmuannya dan diajarkan sedini mungkin untuk melatih kemampuan berpikir. Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) merupakan pendekatan dalam pembelajaran matematika yang menunjang keterlibatan siswa dan mengembangkan kemampuan untuk berpikir matematis. Bahan ajar matematika harus sesuai dengan kurikulum menggunakan masalah realistik menjalin konsep matematika dari domain yang berbeda memiliki bahan pengayaan mampu mendorong siswa berpikir kritis kreatif inovatif dan merangsang kerjasama siswa. Pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar berbasis RME pada materi keliling dan luas bangun datar di kelas IV SD yang valid praktis dan efektif. Karakteristik RME meliputi penggunaan konteks penggunaan model pemanfaatan hasil konstruksi siswa interaktivitas dan keterkaitan. Model pengembangan bahan ajar ini mengadopsi model pengembangan Dick dan Carey. Tahapan model pengembangan Dick dan Carey terdiri atas (1) analisis kebutuhan dan tujuan (2) analisis pembelajaran (3) analisis pembelajar (siswa) dan konteks (4) merumuskan tujuan khusus (5) mengembangkan instrumen atau alat penilaian (6) mengembangkan strategi pembelajaran (7) mengembangkan dan memilih bahan pembelajaran (8) merancang dan melakukan evaluasi formatif (9) melakukan revisi (10) melakukan evaluasi sumatif. Produk pengembangan yang dihasilkan berupa buku siswa buku guru dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Kevalidan bahan ajar diperoleh dari lembar validasi. Kepraktisan ditentukan berdasarkan hasil angket dan lembar observasi aktivitas guru dan siswa. Produk pengembangan dikatakan efektif apabila nilai rata-rata hasil belajar siswa mendapat skor 8805 70 dan hasil dari uji paired sample t test menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara sebelum dan setelah menggunakan bahan ajar. Hasil validasi dari tiga validator (ahli materi/isi ahli desain pembelajaran dan praktisi) diperoleh skor rata-rata sebesar 84 88% dengan kriteria sangat valid. Hasil observasi dan angket siswa dan guru diperoleh skor rata-rata sebesar 92 81% dengan kriteria sangat praktis. Rata-rata hasil belajar siswa sebesar 83 75 dan Berdasarkan output paired sample test menggunakan aplikasi SPSS 24 diperoleh nilai sig.(2-tailed) sebesar 0 000. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest yang artinya terdapat pengaruh penggunaan bahan ajar.