Tesis
Pengembangan buku ajar IPS SD berbasis kontekstual materi menghargai peninggalan sejarah di lingkungan setempat (studi pada kelas IV SDN Ngrimbi I Kabupaten Jombang) / Dina Fitrohtur Rohmah
Abstrak
ABSTRAK Rohmah Dina Fitrohtur. 2017. Pengembangan Buku Ajar IPS SD Berbasis Kontekstual Materi Menghargai Peninggalan Sejarah di Lingkungan Setempat (Studi Pada Kelas IV SDN Ngrimbi I Kabupaten Jombang). Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Hariyono M.Pd. Pembimbing (II) Prof. Dr. Sudarmiatin M.Si. Kata Kunci pengembangan buku ajar IPS kontekstual Permasalahan penting dalam pembelajaran IPS di SD adalah tentang pelaksanaan pembelajaran yang menyenangkan namun tujuan pembelajaran tetap tercapai. Tujuan pembelajaran tidak dapat tercapai jika buku ajar yang digunakan tidak relevan. Materi dalam buku ajar harus sesuai dengan karakteristik siswanya yang berada dalam tahap perkembangan operasional konkret yang masih berpikir dari apa yang dilihat didengar atau dirasakan. Oleh karena itu dikembangkanlah buku ajar IPS SD berbasis kontekstual yang materinya disesuaikan dengan lingkungan sekitar siswa sehingga siswa mudah memahami materi pembelajaran agar tercapai kompetensi yang diharapkan. Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk menghasilkan buku ajar IPS SD berbasis kontekstual yang valid menarik praktis dan efektif digunakan pada pembelajaran IPS di Kelas IV SD. Model penelitian dan pengembangan yang digunakan adalah Borg Gall. Model ini dipilih karena tahapannya sistematis dan sesuai untuk mengembangkan buku ajar cetak. Karena keterbatasan waktu tahapan-tahapan Borg Gall disederhanakan menjadi 9 tahap meliputi tahap studi pendahuluan perencanaan pengembangan draf awal produk validasi ahli revisi hasil validasi ahli uji coba terbatas perbaikan hasil uji coba terbatas uji coba lapangan dan penyempurnaan akhir. Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Data dianalisis dengan menggunakan analisis statistik deskriptif yang dikonversi ke dalam persen kemudian hasilnya dicocokkan dengan kriteria kevalidan kemenarikan kepraktisan dan keefektifan buku ajar. Hasil uji kevalidan produk dari penilaian ahli materi dan ahli bahasa diperoleh skor rata-rata 84 13% yang menunjukkan kriteria sangat valid. Hasil uji kemenarikan produk dari angket respon siswa dan guru pada saat uji coba terbatas dan lapangan diperoleh skor rata-rata 87 81% dan 93 10% yang menunjukkan kriteria sangat menarik. Hasil uji kepraktisan produk diperoleh dari hasil observasi kegiatan guru (91 67%) aktivitas belajar siswa (91 07%) dan dari angket respon guru (90 38%) serta respon siswa (93 19%) yang menunjukkan kriteria sangat praktis. Produk buku ajar juga menunjukkan kriteria efektif karena secara klasikal 93% siswa Kelas IV telah mencapai skor KKM 8805 70 dan hasil uji keefektifan produk meningkat dari 66 ketika tes awal menjadi 83 ketika tes akhir. Berdasarkan hasil tersebut buku ajar IPS SD berbasis kontekstual untuk Kelas IV sekolah dasar ini telah memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam pembelajaran karena telah memenuhi kriteria valid menarik efektif dan praktis. Buku ajar IPS SD berbasis kontekstual ini disusun sebagai buku suplemen dari buku teks utama yang disesuaikan dengan kurikulum yang sedang digunakan di SDN Ngrimbi I Kabupaten Jombang. Jika ada perubahan kurikulum misalnya pada Kurikulum 2013 maka buku ajar ini bisa digunakan sebagai suplemen pada pembelajaran Kelas IV Tema 5 Pahlawanku. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi dasar 1.5 menghargai berbagai peninggalan sejarah di lingkungan setempat Kab/Kota Propinsi dan menjaga kelestariannya efektif diajarkan dengan pendekatan saintifik. Sehingga disarankan untuk pembelajaran berikutnya baik guru maupun peneliti untuk menerapkan dan mengembangkan hasil penelitian tersebut agar pembelajaran lebih efektif. Selain itu buku ajar IPS SD berbasis kontekstual ini disarankan untuk digunakan oleh sekolah dasar di wilayah Kabupaten Jombang karena materinya diorientasikan sesuai dengan kondisi lingkungan di Kabupaten Jombang.