Skripsi
Penerapan model make a match untuk meningkatkan pembelajaran IPA semester genap pada kelas III di SDN Ampeldento 02 Kabupaten Malang / Anita Juniyarsi
Abstrak
ABSTRAK Juniyarsi Anita.2017. PenerapanModel Pembelajaran Make A Match untukMeningkatkanPembelajaran IPA Semester GenappadaKelas III di SDN Ampeldento 02 Kabupaten Malang. Skripsi Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. HeruAgus Tri Widjaja M.Pd (II) Drs. SyaifulImamI S.Pd. M.Pd. Kata kunci Pembelajaran IPA Model Make A Match Berdasarkanhasilobservasi yang dilakukanpadakelas III SDN Ampeldento 02 padapembelajaran IPA materikenampakanpermukaanbumididapatkanfaktabahwa guru kelas III masihmenggunakanmetodeceramah Tanya jawab danpemberiantugasmengerjakan LKS sehinggasiswamengalamikebosanandanmasihkurangaktifdalampembelajaran. Dari hasilulanganpratindakanmaterikenampakanpermukaanbumimenunjukkan rata-rata hasilbelajarsiswahanyamencapai 64 danhanya 9 siswadari 22 siswayang mencapai KKM yang ditentukanolehsekolahyaitu 70. Untukitu agar dapatmeningkatkanpembelajaran IPA perludiadakanperbaikanyaitudenganmenerapkan model make a match. Penelitianinibertujuanuntukmendeskripsikan (1)penerapanmodel make a matchpadapembelajaran IPA materikenampakanpermukaanbumi (2) keaktifansiswaselamapembelajarandengan model make a match (3) peningkatanhasilbelajarsetelahmenggunakanmake a match. Penelitianinidilakukan di SDN Ampeldento 02 kabupaten Malang dengansubyek 22 siswa yang terditiatas 10 laki-lakidan 12 perempuan. Rancanganpenelitian yangdigunakanadalahPenelitianTindakanKelas (PTK) yang dikembangkanolehkemmis Mc. Taggart setiapsiklusterdiridari4 tahapyaitu (1)perencanaan (2)pelaksanaan (3)pengamatandan (4)refleksi. Sedangkanteknikpengumpulan data menggunakanobservasi dokumentasi dantes. Instrumen yang digunakanuntukmengumpulkan data menggunakanlembarobservasipenyusunan RPP lembarobservasipelaksanaanpembelajaran model make a match lembarobservasiaktivitassiswadansoaltes. Hasilpenelitianmenunjukkanbahwapenggunaan model make amatchpadapembelajaran IPA dapatdilaksanakandenganbaik. Hal iniditunjukandenganadanyaperolehankeberhasilan guru dalammenerapkan model make a matchpadasiklus I yaitu 94 73% danmeningkatpadasiklus II menjadi 100%. Aktivitasbelajarsiswameningkst siklus I materikenampakanpermukaanbumidiperoleh rata-rata sebesar 77 padasiklus I menjadi 85 padasiklus II. Hasilbelajarsiswajugameningkatdari rata-rata 60 68padasiklus I menjadi 81 40padasiklus II. Berdasarkanuraian di atas aktivitasdanhasilbelajarsiswadapatmeningkatdenganmengunakan model make a matchdisarankandalampembelajaran IPA menggunakan model make a match.