Skripsi
Peningkatan kemampuan kognitif melalui bermain dengan media pasir pada Kelompok A di PAUD PKK Pintar Tembalang Kabupaten Blitar / Novi Yunani
Abstrak
ABSTRAK Yunani Novi. 2017. Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Bermain Dengan Media Pasir Pada Kelompok A Di PAUD PKK Pintar Tembalang Kabupaten Blitar. Skripsi Prodi S1-Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. M. Zainuddin M.Pd (II) Suwarti S.Pd. M.Pd Kata kunci kemampuan kognitif bermain media pasir Berdasarkan observasi yang dilakukan peneliti pada anak kelompok A PAUD PKK Pintar Tembalang Kabupaten Blitar diketahui bahwa (1) guru lebih aktif dari pada siswa (2) cara mengajar guru kurang menarik perhatian anak karena pembelajaran tidak dengan bermain (3) dalam mengembangan aspek kognitif khususnya pemecahan masalah masih terbilang kurang. Dari 10 siswa hanya terdapat 4 anak yang sudah mampu memecahkan masalah dengan baik 6 anak yang lain masih membutuhkan bantuan dari guru. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendiskripsikan pelaksanaan pembelajaran dan peningkatan kemampuan kognitif melalui bermain dengan media pasir pada anak kelompok A PAUD PKK Pintar Kabupaten Blitar. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II yang masing-masing terdiri dari empat tahap yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok A PAUD PKK Pintar Kabupaten Blitar tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 10 anak. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara observasi dokumentasi dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru dapat melaksanakan kegiatan bermain menggunakan media pasir dengan sangat baik (100%). Siswa juga dapat bermain menggunakan media pasir dengan sangat baik pula (90%). Penggunaan media pasir dapat meningkatkan rata-rata kemampuan kognitif dari pratindakan dengan kriteria cukup (61 25) dengan persentase (40%) menjadi kriteria cukup (70) dengan persentase (70%) pada siklus I dan menjadi sangat baik (90) dengan persentase (100%) pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa bermain dengan media pasir dilaksanakan sangat baik oleh guru dan anak sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitif khususnya dalam mengkreasikan ide dan memecahkan masalah dengan sangat baik. Berdasarkan penelitian ini disarankan agar pendidik dapat memberikan kegiatan bermain kepada anak dengan media pasir yang lebih menarik inovatif dan menyenangkan dalam kegiatan pembelajaran agar mencapai hasil yang maksimal.