Skripsi
Peningkatan hasil belajar IPA tentang gaya tema indahnya keragaman di negeriku melalui model problem based learning pada siswa kelas IVA SDN Bendogerit 2 Kota Blitar / Alfian Ragil Permadi
Abstrak
ABSTRAK Permadi Alfian R. 2017. Peningkatan Hasil Belajar IPA tentang Gaya Tema Indahnya Keragaman di Negeriku melalui Model Problem Based Learning pada Siswa Kelas IV A SDN Bendogerit 2 Kota Blitar. Skripsi Prodi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Lilik Bintartik M.Pd (II) Dra. Sri Murdiyah M.Pd. Kata kunci peningkatan hasil belajar model problem based learning Hasil observasi di SDN Bendogerit 2 Kota Blitar pada hari Senin tanggal 27 Pebruari 2017 menunjukkan (1) guru menggunakan model pembelajaran yang monoton (2) media belajar yang dipakai oleh guru berupa gambar dari buku tema saja dan (3) tingkat kemampuan siswa dalam memahami materi masih kurang. Dari hasil tes evaluasi diketahui 17 dari 22 siswa belum mencapai KKM atau 77 28% siswa belum tuntas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran problem based learning pada tema Indahnya Keragaman di Negeriku pada siswa kelas IV A SDN Bendogerit 2 dan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pada siswa kelas IV A SDN Bendogerit 2 melalui penerapan model pembelajaran problem based learning. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif jenis Penelitian Tindakan Kelas. Tahapan pada penelitian ini yaitu perencanaan pelaksanaan pengamatan dan refleksi. Penelitian ini terdiri dari 2 siklus dan masing-masing siklus terdiri dari 2 pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi wawancara dokumentasi tes dan catatan lapangan. Teknik analisis data yang digunakan yaitu reduksi data penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan persentase aktivitas guru pada siklus I sebesar 83% kategori baik dan meningkat pada siklus II menjadi 100% kategori sangat baik. Persentase aktivitas siswa pada siklus I 75% dengan baik dan meningkat pada siklus II menjadi 100% kategori sangat baik. Hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari pratindakan sampai siklus II. Pada tahap pratindakan persentase ketuntasan klasikal 22 72% dengan kategori sangat kurang meningkat pada siklus I menjadi 47 36% kategori kurang baik dan pada siklus II meningkat menjadi 86 36% kategori sangat baik. Selain itu aspek sikap dan aspek keterampilan juga meningkat. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model problem based learning dilaksanakan guru dan siswa dengan sangat baik dan hasil belajar siswa kelas IV A dari sangat kurang menjadi sangat baik. Disarankan bagi guru untuk mengupayakan adanya tindak lanjut berupa penerapan model PBL.