Skripsi
Using thematic-map of graphic organizer to improve the writing ability on descriptive text of the tenth graders of Vocational High School 4 Malang / Nurlailatul Hidayah
Abstrak
ABSTRAK Hidayah Nurlailatul. 2016. Penggunaan Thematic-map untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas Sepuluh SMK Negeri 4 Malang. Skripsi Jurusan Sastra Inggris Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Advisors (I) Dr. E. D. Laksmi M. Pd. (II) Prof. H. Moh. Adnan Latief M. A. Ph. D Kata Kunci Thematic-map Kemampuan Menulis Graphic-Organizer Menulis merupakan salah satu keterampilan bahasa yang membutuhkan langkah-langkah kompleks. Meskipun kemampuan menulis memiliki peranan yang penting bagi pembelajar bahasa hasil obervasi dan tes awal di SMK Negeri 4 Malang menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis deskriptif teks jauh dari standart yang ditentukan sekolah. Untuk mengatasi permasalahan yang ditemmukan peneliti menerapkan pembelajaran menulis dengan menggunakan thematic-map. Thematic-map merupakan salah satu jenis Graphic-Organizer untuk pemetaan informasi umum. Peneliti melaksanakan tiga langkah dalam menerapkan thematic-map yaitu (1) memperkenalkan struktur dan tata bahasa dari desriptif teks (2) memberikan model dalam membuat thematic-map dan (3) menggunakan thematic-map dalam proses penulisan. Desain peneitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas dalam satu siklus dengan lima kali pertemuan. Subyek penelitian ini adalah 32 siswa dan siswi kelas X Persiapan Grafika- A SMKN 4 Malang. Instrumen penelitian yang digunakan meliputi wawancara kuisioner ceklis observasi dan transkrip nilai. Sebelum menganalisa data siswa dibagi kedalam Lower Group dan Upper Group berdasarkan nilai di observasi awal. Penelitian ini diangga berhasil jika 80% dari Upper dan Lower Group dapat mencapai nilai yang telah di tentukan oleh peneliti 3.0 untuk Lower Group dan 3.3 untuk Upper Group. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan thematic-map mampu meningkatkan nilai siswa dan mencapai kriteria kesuksesan peneliti. 100% dari Upper Group dan 88% dari Lower Group mampu mencapai nilai yang ditentukan peneliti. Temuan lain adalah tanggapan positif siswa terhadap penggunaan thematic-map yang dapat dilihat pada kuisioner pasca penelitian dan tingkat partisipasi siswa dalam pembelajaran pada ceklis observasi. Berdasarkan hasil penelitian peneliti mengajukan dua saran untuk guru bahasa inggris dan peneliti mendatang. Pertama peneliti menyarakankan kepada peniliti mendatang untuk menginvestigasi penggunaan Thematic Map pada keterampilan bahasa lain seperti membaca mendengar dan berbicara. Peneliti menyarankan kepada guru mata pelajaran bahasa Inggris untuk menerapkan Thematic Map dalam pembelajaran menulis.