Skripsi
Pengembangan perangkat pembelajaran dengan pendekatan realistic mathematics education materi luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar untuk siswa kelas VIII SMP / Diana Indah Kurnia
Abstrak
ABSTRAK Kurnia Diana Indah. 2017. Pengembangan Perangkat Pembelajaran dengan Pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) Materi Luas Permukaan dan Volume Bangun Ruang Sisi Datar untuk Siswa Kelas VIII SMP. Skripsi Jurusan Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing Lathiful Anwar S. Si M. Sc. Kata Kunci perangkat pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) bangun ruang sisi datar Perangkat pembelajaran yang digunakan di SMPN 24 Malang adalah perangkat pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Namun pembelajaran yang dilaksanakan guru tidak sesuai dengan perangkat pembelajaran yang disusun. Guru cenderung menggunakan pembelajaran konvensional sehingga pembelajaran tidak menunjukkan adanya interaksi dan partisipasi siswa dalam membangun pengetahuannya sendiri. Selain itu bahan ajar yang digunakan hanya buku siswa dan jarang menggunakan Lembar Kerja Siswa (LKS). LKS yang biasanya digunakan berisi latihan soal bukan LKS yang bersifat membangun pengetahuan siswa sehingga siswa kesulitan dalam menyelesaikan soal karena siswa cenderung menghafalkan rumus. Hal ini berdasarkan ulasan dari guru matematika dan observasi pada pembelajaran matematika kelas VII A SMPN 24 Malang. Pemahaman siswa terhadap konsep luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar di SMPN 24 Malang dapat dikatakan rendah karena lebih dari 50% siswa kelas VIII tahun ajaran 2015/2016 tidak tuntas dalam pembelajaran. Untuk membantu siswa dalam memahami luas permukaan dan volume bangun ruang sisi datar perlu menggunakan perangkat pembelajaran ajar yang memiliki lima karateristik RME. Pendekatan RME diterapkan pada perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Siswa (LKS). Model penelitian dan pengembangan perangkat pembelajaran ini menggunakan Four-D Model yang telah dimodifikasi menjadi tiga tahap yaitu 1) tahap define (pendefinisian) 2) tahap design (perancangan) dan 3) tahap develop (pengembangan). Produk hasil pengembangan divalidasi oleh satu dosen jurusan matematika dan satu guru matematika SMP. Produk yang telah divalidasi akan direvisi untuk kemudian diujicobakan pada siswa kelas VIII B SMPN 24 Malang. Pengambilan data uji validasi menggunakan lembar validasi. Pengambilan data uji kepraktisan RPP dilakukan oleh tiga observer menggunakan lembar observasi kegiatan guru sedangkan pengambilan data uji kepraktisan LKS dilakukan oleh 38 siswa menggunakan lembar angket respon siswa. Pengambilan data uji keefektifan dilakukan melalui evaluasi menggunakan lembar tes uji kompetensi. Data yang diperoleh berupa data kualitatif dan data kuantitaif. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis skor rata-rata. Perangkat pembelajaran berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan Lembar Kerja Siswa (LKS) dinyatakan valid praktis dan efektif sehingga layak digunakan dalam pembelajaran. Dari proses validasi perangkat pembelajaran dinyatakan valid dengan rata-rata skor validasi RPP LKS lembar tes uji kompetensi lembar observasi kegiatan guru lembar angket respon siswa masing-masing adalah 3.42 3.32 3.21 3.6 3.6. Perangkat pembelajaran juga dinyatakan praktis yaitu ditunjukkan dengan rata-rata skor lembar observasi kegiatan guru dan lembar angket respon siswa adalah 3.46 dan 3.54. Selain itu perangkat pembelajaran dinyatakan efektif karena presentase ketuntasan belajar siswa adalah 81 58%. ABSTRACT Kurnia Diana Indah. 2017. Development of Instructional Equipment by Realistic Mathematics Education (RME) Approach on Surface Area and Volume of Three-Dimensional Shape Topic for 8th Grade of Junior High School. Undergraduate Thesis Mathematics Department Mathematics and Science Faculty State University of Malang. Advisor Lathiful Anwar S. Si M. Sc. Keywords instructional equipment Realistic Mathematics Education (RME) three-dimensional shape The instructional equipment used in SMPN 24 Malang is a instructional equipment with a scientific approach. However the teacher s instruction doesn t match the instructional equipment developed. Teacher tends to use conventional instruction so that the instruction doesn t indicate interaction and participation of students in building their own knowledge. In addition teaching materials only use student books and rarely use Student worksheet. Student worksheet that usually used contains exercise not student worksheet that is build student knowledge so students are difficult solving the problems because students tend to memorize the formula. This is based on the reviews from a mathematics teacher and observation on mathematics instruction in class VII A SMPN 24 Malang. Student s understanding of the concept of surface area and the volume of three-dimensional shape topic in SMPN 24 Malang can be said to be low because more than 50% of students of grade VIII of academic year 2015/2016 are not complete in instruction. To assist students in understanding the surface area and volume of three-dimensional topic it is necessary to use instructional equipment that have five characteristics of RME. The RME approach is applied to instructional equipment in the form of Lesson Plan and Student Worksheet. The research and development model that is used by researcher is Four-D Model which is modified to three phases those are 1) define phase 2) design phase and 3) develop phase. The product of development is validated by a mathematics lecturer and a junior high school mathematics teacher. After that the product is revised and tested in VIII B students of SMPN 24 Malang. Data of validation is taken by using validation sheet. Data of practicability of lesson plan is taken by three observer through teacher activity observation sheet meanwhile the data of practicability of student worksheet is taken by 38 students by using student response questionnaire. Data of effectiveness is taken through evaluation by using competency test sheet. The results are qualitative and quantitative data. The analysis technique is mean analysis. The instruction equipment consist of lesson plan and student worksheet are stated valid practical and effective so that the instructional equipment is feasible used in instruction. Based on validation process the instruction equipment is valid with average validation score of lesson plan student worksheet competency test sheet teacher activity observation sheet student response questionnaire are 3.42 3.32 3.21 3.6 3.6. The instruction equipment is also considered practical which is indicated by the average score of teacher activity observation sheet and student response questionnaire are 3.46 and 3.54. In addition the instruction equipment is stated effective because the percentage of student s learning mastery is 81.58%. Malang 4 Mei 2017 Dewan Penguji