Tesis
Pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS melalui motivasi belajar siswa SMP Negeri 3 Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah / Halasan Sahat P. Simanullang
Abstrak
ABSTRAK Halasan Sahat P Simanullang. 2017. Pengaruh Lingkungan Keluarga Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran IPS Melalui Motivasi Belajar Siswa Smp Negeri 3 Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah. Tesis. Jurusan Pendidikan Dasar Kosentrasi IPS Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I)Prof. Dr. Wahjoedi M.E M.Pd. (II) Dr. Ari Sapto M.Hum. Kata Kunci Lingkungan Keluarga Prestasi Belajar Motivasi Belajar Salah satu tolak ukur keberhasilan dalam belajar adalah prestasi belajar siswa. Prestasi belajar siswa dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Faktor eksternal yang berperan dalam meningkatkan prestasi belajar adalah lingkungan keluarga. Dalam lingkungan keluarga siswa mendapatkan perhatian dan kasih sayang. Selain itu lingkungan keluarga juga merupakan lembaga pendidikan pertama dan utama. Lingkungan keluarga juga dapat mengembangkan motivasi belajar siswa untuk mencapai prestasi belajarnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) pengaruh langsung lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar (2) pengaruh langsung lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS (3) pengaruh langsung motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS (4) pengaruh tidak langsung lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS melalui motivasi belajar. Jenis penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian ex post facto. Berdasarkan tingkat eksplanasinya penelitian ini termasuk penelitian asosiatif bersifat kausal. Populasi dalam penelitian ini seluruh siswa SMP Negeri 3 Tapian Nauli Kabupaten Tapanuli Tengah sebanyak 119 siswa dan sekaligus dijadikan sampel penelitian. Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah angket dan dokumentasi. Angket digunakan untuk mengumpulkan data instrument variabel lingkungan keluarga dan variabel motivasi belajar. Sedangkan dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang prestasi belajar siswa yang didapat dari nilai raport siswa semester ganjil tahun pelajaran 2016/2017. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis jalur (path analysis) dengan menggunakan SPSS versi 20 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Secara langsung dan bersifat positif terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar yang dibuktikan dengan nilai signifikansinya adalah 0 000 0 050 dan nilai uji t adalah thitung tTabel (7 966 1 980) dengan pengaruh yang diberikan lingkungan keluarga terhadap motivasi belajar sebesar 0 593 (58 30). (2) Secara langsung dan bersifat positif terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS yang dibuktikan dengan nilai signifikansinya adalah 0 000 0 050 dan nilai uji t adalah thitung tTabel (5 861 1 980) dengan pengaruh yang diberikan lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS sebesar 0 476 (47 60%). (3) Secara langsung dan bersifat positif terdapat pengaruh motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS yang dibuktikan dengan nilai signifikansinya adalah 0 000 0 050 dan nilai uji t adalah thitung tTabel (5 839 1 980) dengan pengaruh yang diberikan motivasi belajar terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS sebesar 0 475 (47 50%). (4) Secara tidak langsung dan bersifat positif terdapat pengaruh lingkungan keluarga terhadap prestasi belajar mata pelajaran IPS melalui motivasi belajar yang dibuktikan dengan nilai pengaruh tidak langsungnya sebesar 0 281 (28 17%) dan pengaruh totalnya sebesar 0 757 (75 70%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi sekolah guru orang tua dan siswa. Sekolah diharapkan mampu menciptakan dan menjaga situasi dan kondisi pembelajaran tetap kondusif agar tetap nyaman. Guru sebagai fasilitator hendaknya dapat lebih menciptakan lingkungan dan suasana belajar yang menyenangkan serta guru perlu melakukan variasi penggunaan metode pembelajaran. Orang tua diharapkan dapat memberikan perhatian yang besar kepada anak dalam hal belajar menciptakan lingkungan belajar yang baik dan nyaman. Siswa diharapkan memiliki kebiasaan belajar yang baik dan mampu menggali serta meningkatkan motivasi belajarnya sendiri.