Skripsi
Hubungan kemampuan membaca dengan kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VII SMP Negeri 10 Malang / Guntur Cahyono
Abstrak
ABSTRAK Guntur Cahyono. 2017. Hubungan Kemampuan Membaca dengan Kemampuan Menulis Teks Deskripsi Siswa Kelas VII SMPN 10 Malang. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Roekhan M.Pd. Kata Kunci kemampuan membaca kemampuan menulis teks deskripsi teks nondeskripsi hubungan Membaca adalah kegiatan seseorang dengan tujuan untuk memperoleh sebuah informasi. Informasi-informasi yang telah diperoleh dari kegitan membaca tentunya akan menjadi sebuah pengetahuan yang baru bagi pembaca. Ketika masyarakat sebuah bangsa tersebut gemar akan membaca maka bangsa tersebut dapat dikatakan bangsa yang maju. Terbiasanya membaca seseorang tentunya juga akan terbiasa memahami sesuatu dan lebih mudah untuk berpikr. Maka dari itu di lingkungan sekolah kegiatan membaca sangat diperlukan dan para pelajar juga harus dibiasakan untuk membaca hal ini untuk mencetak generasi-generasi yang akan selalu berpikir dan akan selalu siap mengahadapi masalah. Sebelum siswa menulis teks deskripsi hendaknya membaca terlebih dahulu sebagai sumber pengetahuannya. Siswa dapat membaca teks-teks deskripsi ataupun teks-teks lain yang dapat memicu penulis merangkai kalimat dalam menggambarkan objek ataupun lingkungan. Oleh karena itu kemampuan membaca sangat diperlukan untuk memulai menulis. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui (1) kemampuan membaca siswa kelas VIID SMPN 10 Malang (a) kemampuan memabaca teks nondeskripsi (b) kemampuan membaca teks deskripsi (2) kemampuan menulis teks deskripsi siswa kelas VIID SMPN 10 Malang dan (3) hubungan kemampuan membaca dengan kemampuan menulis teks deskripsi. Penelitian ini adalah penelitian deskripsi korelasional. Penelitian ini terdiri dari dua variabel bebas yaitu kemampuan membaca teks nondeskripsi dan kemampuan membaca teks deskripsi serta variabel terikat yaitu kemampuan menulis teks deskripsi. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 10 Malang dengan jumlah 315 siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas VIID SMPN 10 Malang dengan jumlah 32 siswa. Data yang diperoleh yaitu (1) kemampuan membaca (a) kemampuan membaca teks nondeskripsi dan (b) kemampuan memabaca teks deskripsi dengan bentuk soal tes kemampuan membaca serta diwujudkan dalam bentuk skor dan (2) kemampuan menulis teks deskripsi dengan bentuk soal tes menulis serta diwujudkan dalam bentuk skor. kedua data tersebut termasuk data kuantitatif sehingga data diolah dengan teknik korelasi peorson. Hasil penelitian ini sebagai berikut. Pertama rata-rata kemampuan membaca siswa SMPN 10 Malang berkualifikasi baik dengan nilai 84 75 (a) rata-rata kemampuan membaca teks nondeskripsi siswa SMPN 10 Malang berkualifikasi baik dengan nilai 80 75 dan (b) rata-rata kemampuan membaca teks deskripsi siswa SMPN 10 Malang berkualifikasi sangat baik dengan nilai 88 75. Kedua rata-rata kemampuan menulis teks deskripsi siswa SMPN 10 Malang berkualifikasi baik dengan nila 82 66. Ketiga hubungan kemampuan membaca dengan kemampuan menulis teks deskripsi memiliki sig. (2 tailed) sebesar 0 047 0 05. Hal ini berari ada hubungan yang signifikan serta arah hubungan berbanding lurus. Bila kemampuan membaca teks deskripsi tinggi maka kemampuan menulis teks deskripsi juga tinggi (a) hubungan kemampuan membaca teks nondeskripsi dengan kemampuan menulis teks deskripsi memilki sig. (2 tailed) sebesar 0 055 0 05 hal ini berari ada hubungan yang kurang signifikan dan (b) hubungan kemampuan membaca teks deskripsi dengan kemampuan menulis teks deskripsi memilki sig. (2 tailed) sebesar 0 044 0 05. Hal ini berarti ada hubungan yang signifikan serta arah hubungan berbanding lurus. Bila kemampuan membaca teks deskripsi tinggi maka kemampuan menulis teks deskripsi juga tinggi.