Skripsi
Hubungan antara pengawasan melekat dan disiplin kerja guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan / Nur Laili Eka Putri
Abstrak
ABSTRAK Putri Nur Laili Eka. 2017. Hubungan antara Pengawasan Melekat dan Disiplin Kerja Guru di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Se Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan. Skripsi Jurusan Administrasi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. H. Ahmad Yusuf Sobri S.Sos. M.Pd (II) Desi Eri Kusumaningrum S.Pd. M.Pd. Kata kunci pengawasan melekat disiplin kerja Pengawasan melekat merupakan salah satu bentuk pengawasan yang dilakukan oleh atasan langsung kepada bawahannya untuk meminimalisir penyimpangan yang tidak sesuai dengan perencanaan awal. Penyimpangan yang dapat diminimalisir salah satunya adalah menyangkut manajemen sumber daya manusia di sekolah. Penyimpangan manajemen sumber daya manusia yang dapat terjadi yakni terkait tingkat kedisiplinan kerja guru. Kedisiplinan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari seorang guru dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya. Melalui disiplin yang tinggi kinerja guru dapat terbangun. Karena dengan pemahaman disiplin yang baik seorang guru mampu mencermati aturan dan membuat langkah strategis dalam melaksanakan proses belajar sehingga dapat menunjang dan meningkatkan kinerjanya. Pelaksanaan pengawasan melekat dapat digunakan sebagai sarana untuk meningkatkan disiplin kerja guru. Pelaksanaan pengawasan terhadap disiplin kerja guru dilakukan oleh kepala sekolah dengan melihat langsung kedisiplinan guru ketika berada di sekolah. Tujuan melaksanakan pengawasan melekat adalah untuk mencegah dan memperbaiki kesalahan atau penyimpangan yang terjadi di sekolah dengan cara menciptakan suasana keterbukaan dan kejujuran kepada semua pegawai baik tenaga pendidik maupun tenaga kependidikan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui (1) tingkat pengawasan melekat di SMP se Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan (2) tingkat disiplin kerja guru di SMP se Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan dan (3) hubungan antara pengawasan melekat dengan disiplin kerja guru di SMP se Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian deskriptif korelasional. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrumen penelitian dalam bentuk angket dengan responden sebanyak 125 orang guru yang tersebar di SMP Muhammadiyah 11 Sukodadi SMPN 1 Sukodadi SMPN 2 Sukodadi dan SMP Sabilillah Sukodadi Kabupaten Lamongan. Angket yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu angket tertutup Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis korelasi product moment pearson dengan menggunakan program SPSS 16.00 for Windows. Hasil penelitian ini menjelaskan bahwa (1) pengawasan melekat di SMP se-Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan termasuk dalam kategori sedang yaitu dengan persentase sebesar 46 4%. Hal tersebut menunjukkan bahwa pengawasan melekat yang dijalankan oleh kepala sekolah secara keseluruhan masih belum berjalan efektif (2) disiplin kerja guru di SMP se-Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan termasuk dalam kategori tinggi dengan persentase sebesar 73 6%. Hal ini menunjukkan bahwa guru SMP di Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan mempunyai tingkat disiplin yang tinggi dalam menaati semua peraturan dan tata tertib sekolah selain itu guru juga menggunakan waktu dan melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya dan (3) terdapat hubungan positif signifikan yang rendah antara pengawasan melekat dengan disiplin kerja guru di SMP se-Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil perhitungan dengan menggunakan analisis korelasi Product moment pearson diperoleh nilai signifikaan 0 000 0 005 dengan korelasi 0 309 yang menunjukkan hubungan koefisiensi yang rendah. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan adapun saran dapat diberikan kepada (1) Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan hendaknya menetapkan kebijakan tentang pelaksanaan pengawasan melekat kepada pengawas atau kepala sekolah dan disiplin kerja guru untuk meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan di Kabupaten Lamongan (2) kepala SMP di Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan hendaknya melakukan pengawasan melakat dengan efektif. Pengawasan yang dilakukan masih perlu ditingkatkan karena pengawasan melekat masuk dalam kategori sedang. Diharapkan adanya peningkatan dalam pelaksanaan pengawasan melekat di sekolah sehingga pelaksanaan pengawasan melekat semakin efektif (3) guru SMP di Kecamatan Sukodadi Kabupaten Lamongan diharapkan setelah dilakukan penelitian ini guru lebih meningkatkan kedisiplinannya terhadap peraturan dan tata tertib sekolah waktu dan dalam pelaksanaan kerja. Guru merupakan ujung tombak di sekolah dalam menghasilkan output yang berkualitas maka disiplin kerja guru perlu ditingkatkan (4) ketua Jurusan Administrasi Pendidikan hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan kebijakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperkaya kajian yang dapat dijadikan referensi pada manajemen pendidikan khususnya matakuliah manajemen sumber daya manusia (5) mahasiswa Administrasi Pendidikan gagasan dalam penelitian ini dapat dijadikan sebagai tambahan ilmu pengetahuan dalam bidang manajemen pendidikan. Selain itu penelitian ini juga dapat dijadikan acuan mahasiswa untuk meningkatkan kedisiplinannya di perguruan tinggi dan (6) peneliti lain hendaknya dapat mengembangkan hasil penelitian ini dengan menambah variabel dari luar variabel penelitian ini seperti (kepemimpinan upah/gaji sanksi dan kemampuan) karena mungkin dari variabel-variabel tersebut memiliki hubungan yang lebih kuat dengan disiplin kerja guru dan juga menambahkan sampel sekolah lain atau menambah jumlah sekolah yang diteliti