Skripsi
Meningkatkan keterampilan menulis deskripsi menggunakan permainan tebak misteri untuk siswa kelas 1 SDN Kedungkandang 2 Malang / Hana Tiur Meliani S.
Abstrak
ABSTRAK S. Hana Tiur Meliani. 2017. Meningkatkan Keterampilan Menulis Deskripsi dengan Menggunakan Permain Tebak Misteri Untuk Siswa Kelas 1 SDN Kedungkandang 2 Kota Malang.Skripsi Program Guru Sekolah Dasar Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan PraSekolah Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dra.RatnaTrieka Agustina S.Pd. M.Pd. (2) Dra. Endang Setyo Winarni S.Pd. M.Pd. Kata Kunci menulis deskripsi permainan tebak misteri. Hasil observasi yang dilakukan menunjukkan bahwa tingkat keterampilan menulis deskripsi siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri Kedungkandang 2 rendah hal ini dapat dilihat dari (1) hasil penilaian menulis yang dilaksanakan oleh guru selama pembelajaran (2) aktivitas pembelajaran terpusat pada guru (3) siswa belum mampu mendeskripsikan tentang benda atau manusia (4) guru juga kurang inovatif dalam memilih serta menggunakan metode pembelajaran (5) guru jarang menggunakan media pembelajaran. Pembelajaran yang dilakukan oleh guru terutama menulis terkadang membuat siswa kesulitan dalam menangkap materi yang disampaikan. Salah satu penyebabnya yaitu keterbatasan media dan cara mengajar guru. Hal tersebut menyebabkan siswa menjadi malas untuk menulis. Untuk itu perlu adanya media yang dapat digunakan untuk keterampilan menulis deskripsi siswa yaitu dengan menggunakan permainan tebak misteri. Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan keterampilan menulis deskripsi dengan menggunakan permainan tebak misteri disiswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri Kedungkandang 2 Malang dan mendeskripsikan penggunaan permainan tebak misteri dalam meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri Kedungkandang 2 Malang. Penelitian tidakan kelas dirancang dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Subyek penelitian merupakan siswa kelas 1 Sekolah Dasar Negeri Kedungkandang 2 Malang sebanyak 30 anak. Pelaksanaan PTK ini terdiri dari 2 siklus. Setiap tindakan meliputi perencanaan pelaksanaan tindakan observasi dan refleksi. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi wawancara dan lembar pengamatan kelompok serta lembar pengamatan individu. Teknik analisa data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tiga cara yaitu (1) reduksi data (2) paparan data dan (3) penyimpulan data. Keterampilan awal menulis deskripsi siswa rata-ratanya yaitu 23%. Hasil tindakan sampai dengan siklus 2 keterampilan peningkatan sebesar 92%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan permainan tebak misteri dengan memanfaatkan gambar dan benda yang dibungkus dapat meningkatkan keterampilan menulis deskripsi. Saran yang diberikan kepada guru dan penelitilain yaitu (1) guru hendaknya bisa menerapkan permainan tebak misteri pada pokok bahasan yang lain (2) peneliti lain hendaknya bias mengelola kelas dengan baik agar bias memanfaatkan waktu semaksimal mungkin dan dapat memperoleh hasil yang maksimal.