Skripsi
Peningkatan hasil belajar matematika melalui model Team Assisted Individualization (TAI) di kelas III SDN Tambakan 01 Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar / Ilham Setyo Prayogo
Abstrak
ABSTRAK Prayogo Ilham Setyo. 2017. Peningkatan Hasil Belajar Matematika Melalui Model Team Assisted Individualization (TAI) di Kelas III SDN Tambakan 01 Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar Skripsi Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan. Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Sri Murdiyah M.Pd (II) Dra. Widayati M.H. Kata kunci peningkatan hasil belajar pecahan sederhana model Team Assisted Individualization (TAI) Proses pembelajaran matematika terhadap pemahaman konsep materi pecahan sederhana pada siswa kelas III SDN Tambakan 01 Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar menunjukkan bahwa dalam pembelajaran guru menggunakan pembelajaran konvensional yakni dengan ceramah dan penugasan. Guru belum menggunakan model-model pembelajaran yang aktif. Guru jarang menggunakan media pembelajaran sehingga siswa kurang bersemangat dalam pembelajaran. Selain itu beberapa anak ketika kegiatan pembelajaran di kelas bermain dengan teman sebangku. Sedangkan siswa yang pasif cenderung diam dan ada beberapa anak yang mendominasi di kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dua siklus. Pembelajaran dilaksanakan dalam 2 siklus yakni siklus I dan siklus II pada setiap siklus memiliki 4 tahapan yakni tahap perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Teknik pengumpulan data yakni observasi wawancara tes dokumentasi dan catatan lapangan. Instrument yang digunakan adalah pedoman waawncara pedoman observasi dan soal evaluasi. Hasil penelitian menggunakan model Team Assisted Individualization (TAI) membuat siswa dapat bersosialisasi dengan kelompok dalam pembelajaran. Peningkattan aktivitas guru dan siswa pada pelaksanaannya dapat meningkat kanhasil belajar siswa hal ini dapat dibuktikan yakni rata-rata hasil belajar pratindakan 71 61 siklus I adalah 78 415 dan siklus II adalah8 9 84. Sedangkan ketuntasan belajar klasikal pada pratindakan sebesar 35 7% dengan kriteria kurang pada siklus I sebesar 64 3% dengan kriteria cukup dan siklus II sebesar 98 215% denganp redikat baik sekali. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat diketahui bahwa terdapat peningkatan pembelajaran pada setiap siklus. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran pecahan sederhana dengan model Team Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDN Tambakan 01 Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar.