Skripsi
Peningkatan kemampuanm motorik kasar anak Kelompok B melalui penerapan permainan sirkuit warna-warni di KB/TK Al-Azzhar Desa Ampeldento Kecamatan Pakis Kabupaten Malang / Inayatur Rohmana
Abstrak
ABSTRAK Rohmana Inayatur. 2017. Peningkatan Kemampuan Motorik Kasar Anak Kelompok B Melalui Penerapan Permainan Sirkuit Warna-Warni di KB/TK Al-azzhar Desa Ampeldento Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Skripsi Prodi S1-Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Jurusan Kependidikan Sekolah Dasar dan Prasekolah. Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Sa dun Akbar M.Pd (II) Wuri Astuti S.Pd Kata Kunci Kemampuan Motorik Kasar Permainan Sirkuit Warna-warni Kemampuan motorik kasar anak KB/TK Al-azzhar Kabupaten Malang tergolong masih kurang. Hasil pengamatan di TK B dari 11 anak terdapat 9 anak yang masih aktif melakukan senam. Permasalahan ini disebabkan sebagian besar anak tidak dilatih motorik kasarnya. Rumusan masalah pebelitian ini (1) Bagaimana permainan sirkuit dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak kelompok B KB/TK Al-Azzhar Desa Ampeldento Kecamatan Pakis Kabupaten Malang 2) Apakah permainan sirkuit dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar pada anak kelompok B KB/TK Al-Azzhar Desa Ampeldento Kecamatan Pakis Kabupaten Malang Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model kolaboratif yang terdiri atas 2 siklus 4 tahapan yaitu 1) perencanaan 2) pelaksanaan 3) pengamatan 4) refleksi. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi kemampuan motorik kasar anak. Subjek penelitian ini sebanyak 11 anak diantaranya 8 anak laki-laki dan 3 anak perempuan. Teknik analisis data deskriptif kualitatif dan kuantitatif yang digunakan untuk mengetahui pencapaian perkembangan kemampuan motorik kasar anak sebelum dan sesudah dilakukan penelitian dengan menggunakan permainan sirkuit warna-warni kepada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan sirkuit warna-warni dilaksanakan dengan baik oleh guru dan anak sesuai dengan langkah-langkahnya. Kemampuan motorik kasar anak dalam permainan sirkuit warna-warni mencapai rata-rata 82 9 dan persentase 45 4% dengan kategori belum berkembang pada siklus I sedangkan pada siklus II mencapai rata-rata 92 7 dengan persentase 90 9% dengan kategori berkembang sangat baik. Berdasarkan temuan peneliti dapat disimpulkan bahwa permainan sirkuit warna-warni dapat meningkatkan kemampuan motorik kasar anak kelompok B di KB/TK Al-azzhar Kabupaten Malang. Oleh karena itu penerapan permainan sirkuit warna warni sangat disarankan karena sangat menarik bagi anak dan antusias anak saat melakukan permainan sirkuit warna-warni.