Tugas Akhir
Pemanfaatan koleksi pustaka berbahasa Mandarin oleh mahasiswa di Direktorat Perpustakaan Universitas Ma Chung / Maulana Muchammad Iqbal
Abstrak
ABSTRAK Iqbal Maulana M. 2016. Pemanfaatan Koleksi Pustaka Berbahasa Mandarin oleh Mahasiswa di Direktorat Perpustakaan Universitas Ma Chung. Tugas Akhir Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Muakibatul Hasanah. M.Pd (II) Setiawan M.Sos. Kata Kunci pemanfaatan koleksi koleksi berbahasa Mandarin karakteristik pemustaka. Perpustakaan perguruan tinggi merupakan salah satu penunjang kehidupan perguruan tinggi perpustakaan perguruan tinggi membantu perguruan tinggi melaksanakan fungsinya sebagai Tridarma pendidikan. Koleksi perpustakaan perguruan tinggi harus sesuai dengan kebutuhan pemustakanya. Universitas Ma Chung memiliki jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin sehingga diperlukan koleksi-koleksi pustaka berbahasa Mandarin guna memenuhi kebutuhan pemustaka yang membutuhkannya. Dalam kurun waktu terakhir ini tidak adanya penelitian yang membahas tentang pemanfaatan koleksi pustaka berbahasa Mandarin di Universitas Ma Chung. Berkaitan dengan itu maka diperlukan adanya pembahasan mengenai pemanfaatan koleksi pustaka berbahasa Mandarin. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan a) jenis koleksi b) bentuk pemanfaatan dan c) karakteristik pemustaka yang memanfaatkan koleksi pustaka berbahasa Mandarin di Universitas Ma Chung Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa paparan pemanfaatan koleksi pustaka berbahasa Mandarin yang diperoleh dari pemustaka pengguna koleksi pustaka berbahasa Mandarin. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan wawancara. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah peneliti sendiri. Kegiatan triangulasi data dilakukan untuk menjaga keabsahan data. Berdasarkan hasil analisis data tersebut diperoleh tiga simpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama jenis koleksi pustaka berbahasa Mandarin di Direktorat Perpustakaan Universitas Ma Chung dibagi menjadi dua koleksi umum dan koleksi referensi. Koleksi pustaka berbahasa Mandarin yang terdapat di koleksi umum hanya terdiri dua subjek bahasa dan sastra. Koleksi referensi lebih beragam dan memiliki beberapa subjek koleksi namun jumlah koleksi umum jauh lebih banyak ketimbang koleksi referensi. Kedua pemanfaatan yang dilakukan oleh pemustaka ada dua. Meminjam dan membaca di perpustakaan koleksi pustaka berbahasa Mandarin. Pemustaka yang memilih meminjamnya beralasan agar tidak terlalu lama di perpustakaan koleksi pustaka berbahasa Mandarin boleh dibawa pulang serta bisa dibaca di berbagai tempat dan berbagai waktu. Pemustaka yang memilih membaca di perpustakaan tidak ingin direpotkan untuk menjaga buku yang dipinjam dan bertanggung jawab terhadap kehilangan koleksi pustaka. Alasan lainnya karena suasana ruang perpustakaan yang tenang dan kondusif untuk digunakan membaca. Ketiga pemustaka yang memanfaatkan koleksi pustaka berbahasa Mandarin seluruhnya merupakan mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Mandarin. Pemustaka memanfaatkan koleksi pustaka berbahasa Mandarin untuk membantu mereka lebih mempelajari bahasa Mandarin serta menunjang perkuliahan saja. Tidak hanya itu saja mahasiswa pendidikan bahasa Mandarin juga harus siap untuk mengikuti tes kemampuan berbahasa Mandarin Hanyu Shuiping Kaoshi atau lebih dikenal HSK. Tes ini untuk mengukur kemampuan mahasiswa pendidikan bahasa Mandarin dalam berbahasa Mandarin baik tulis maupun lisan. Terdapat juga pemustaka yang mendalami kemampuan berbahasa Mandarin dengan membaca karya sastra klasik Tionghoa. Koleksi berbahasa Mandarin di Direktorat Perpustakaan Universitas Ma Chung harus ditambah lagi. Tidak dari segi kuantitas saja tapi segi kualitas juga harus diperhatikan. Koleksi berbahasa Mandarin harus sesuai dengan kebutuhan mahasiswa maupun dosen. Koleksi berbahasa Mandarin dapat diletakkan pada sebuah ruangan khusus berisi koleksi berbahasa Mandarin serta dapat digunakan sebagai ruang pembelajaran khusus untuk koleksi bahasa Mandarin baik tercetak ataupun non cetak.