Skripsi
Sudut pandang dan penokohan dalam cerita pendek sisa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang tahun pelajaran 2016/2017 / Dita Jaminita R.
Abstrak
ABSTRAK Roseptiyani Dita Jaminita. 2017. Sudut Pandang dan Penokohan dalam Cerita Pendek Siswa Kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang Tahun Pelajaran 2016/2017. Skripsi Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Nita Widiati M.Pd. Kata kunci cerita pendek sudut pandang dan penokohan Cerita pendek merupakan salah satu bentuk prosa fiksi. Cerpen merupakan karangan fiksi singkat sederhana dan berisi masalah tunggal yang habis dibaca sekali duduk. Terdapat dua unsur pembangun cerpen yaitu unsur instrinsik dan unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik meliputi tema tokoh penokohan alur latar sudut pandang gaya bahasa dan amanat. Kedelapan unsur tersebut saling berkaitan sehingga menjalin cerita yang lengkap. Menurut beberapa ahli sudut pandang dan penokohan merupakan unsur instrinsik yang menarik untuk dikaji. Karena dua unsur instrinsik tersebut mempunyai hubungan yaitu ketika menetapkan sudut pandang dalam karya cerpennya penokohan pun berpengaruh pada sudut pandang yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan sudut pandang dan penokohan dalam cerita pendek siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian kajian teks atau dokumentasi. Data penelitian ini merupakan kutipan teks cerpen yang memenuhi aspek deskripsi tentang sudut pandang dan penokohan dalam cerita pendek siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang tahun pelajaran 2016/2017. Sumber data penelitian ini adalah 23 cerpen karya siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang tahun pelajaran 2016/2017. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri dan instrumen pendukung yang digunakan adalah tabel analisis. Kegiatan analisis dimulai dari Reduksi data adalah merangkum memilih hal-hal yang pokok memfokuskan dalam hal-hal yang penting Penyajian data adalah tahap di mana peneliti melakukan penyajian data tentang sudut pandang dan penokohan ke dalam bentuk tabel Penarikan kesimpulan adalah tahap di mana peneliti mengemukakan kesimpulan dari analisis data yang telah dilakukan pada tahap sebelumnya. Berdasarkan hasil analisis 23 cerpen siswa yang telah dilakukan terdapat dua sudut pandang yang dominan digunakan dalam karya cerpen siswa kelas XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang. Sudut pandang meliputi sudut pandang orang pertama pelaku utama (8 judul cerpen) sudut pandang orang ketiga terbatas (9 judul cerpen) dan sudut pandang orang pertama pelaku sampingan (6 judul cerpen) Dari hasil analisis 23 cerpen siswa kelas XI IPS 3 ditemukan teknik penokohan yang dominan digunakan yaitu teknik analitik naratif (23 judul cerpen) teknik analitik berupa deskripsi (7 judul cerpen) teknik dramatik berupa monolog (16 judul cerpen) dan teknik dramatik berupa dialog (13 judul cerpen). Berdasarkan hasil penelitian diberikan saran kepada guru bahasa Indonesia SMA Negeri 9 Malang agar selalu melatih siswa menggunakan sudut pandang dan penokohan yang benar dan mengembangkan ke dalam cerita pendek mengingat siswa pada jenjang sekolah menengah merupakan siswa yang mempunyai daya imajinasi yang tinggi sehingga mereka dapat menuangkan ide dan kreativitasnya ke dalam bentuk tulisan terutama cerita pendek. Kepada peneliti selanjutnya disarankan untuk melakukan penelitian sejenis dengan subjek yang sama atau berbeda. Terutama dalam menentukan unsur intrinsik pada cerita pendek. ABSTRACT Roseptiyani Dita Jaminita. 2017. Point of View and Characterizations in Short Stories Students Class XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang in Academic Year 2016/2017. Thesis Department of Indonesian Literature Faculty of Letters State University of Malang. Supervisor Dr. Nita Widiati M.Pd. Keywords short stories viewpoints and characterizations Short story is one form of fiction prose. Short stories are brief simple and contain a single read-only issue. There are two elements of the short story builder the intrinsic element and the extrinsic element. The intrinsic elements include themes characters characterizations plot background point of view language style and mandate. The eight elements are related to each other so as to build a complete story. According to some experts point of view and characterizations are intrinsic elements of interest to be studied. Because the two intrinsic elements have a relationship that is when setting the point of view in the short story characterizations also affect the point of view that is used. The purpose of this study is to describe the point of view and characterization in the short story of students of class XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang Lesson 2016/2017. This research uses qualitative approach and research type of text or documentation. The data of this research is a quote of short story text that fulfill aspect description about point of view and characterization in short story of student of class XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang year lesson 2016/2017. The source of this research data is 23 short stories of students of class XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang in the academic year 2016/2017. The main instrument of this research is the researcher himself and the supporting instrument used is the analysis table. The analysis activity starts from data reduction is summarizes selects the main points focuses on the important things Data presentation is the stage where the researcher performs the presentation of data about the point of view and characterization into the form of the table the conclusion is the stage in Where researchers put forward the conclusions of data analysis that has been done in the previous stage. Based on the results of 23 student short stories that have been done there are two dominant viewpoints used in the work of students short story class XI IPS 3 SMA Negeri 9 Malang. Viewpoints include the point of view of first-person principal actors (8 short stories) limited third-party point of view (9 short story titles) and point of view of first-person offenders (6 short stories) From the results of the analysis of 23 students of class XI IPS 3 the dominant characterization technique is used namely narrative analytic technique (23 short stories) analytical techniques in the form of descriptions (7 short stories) dramatic techniques of monologue (16 short stories) and dramatic techniques In the form of dialogue (13 short stories). Based on the results of research given advice to teachers of Indonesian SMA Negeri 9 Malang in order to always train students using the point of view and correct characterization and develop into a short story considering that students at high school level are students who have high imagination so they can pour ideas and His creativity into writing especially short stories. To the next researcher is advised to conduct similar research with the same subject or different. Especially in determining the intrinsic element of the short story.