Skripsi
Penerapan pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media adventure game untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VII-A MTsN 1 Kota Malang / Renny Hildayati
Abstrak
ABSTRAK Hildayati Renny. 2017. Penerapan Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) Berbantuan Media Adventure Game untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Kelas VII-A MTsN 1 Kota Malang. Skripsi Jurusan Matematika FMIPA Universitas Negeri Malang. Pembimbing Indriati Nurul Hidayah S.Pd M.Si Kata Kunci Pembelajaran Kooperatif Teams Games Tournament (TGT) Media Adventure Game Aktivitas Belajar Hasil observasi awal yang telah dilakukan peneliti di kelas VII-A MTsN 1 Kota Malang menunjukkan bahwa aktivitas belajar siswa rendah. Hal ini terlihat ketika guru memberikan pertanyaan kepada siswa dan meminta siswa mengerjakan latihan soal tetapi tidak semua merespon tindakan guru. Oleh karena itu model pembelajaran kooperatif diperlukan untuk meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VII-A seperti Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media adventure game. Penelitian ini dilaksanakan di kelas VII-A MTsN 1 Kota Malang tahun ajaran 2016/2017 yang berjumlah 29 siswa. Jenis penelitian ini adalah PTK yang bertujuan untuk mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran kooperatif tipe (TGT) berbantuan media adventure game yang dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa seperti (1) presentasi kelas (2) belajar kelompok (3) presentasi hasil diskusi kelompok (4) games tournament berbantuan media adventure game dan (5) penghargaan kelompok. Indikator aktivitas belajar siswa meliputi visual listening writing oral drawing mental motor dan emotional activities. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa kelas VII-A meningkat jika lebih dari atau sama dengan 80% seluruh siswa mencapai minimal 61% indikator aktivitas belajar. Berdasarkan analisis data aktivitas belajar siswa pemberian tindakan siklus I belum memenuhi kriteria keberhasilan yaitu 75 48% siswa mencapai minimal 61% indikator aktivitas belajar sedangkan pada siklus II adalah 86 01 %. Hal ini menunjukkan peningkatan aktivitas belajar sebesar 10 53%. Games tournament memberi kesempatan siswa untuk berpikir sambil bermain. Pemberian reward juga memotivasi siswa untuk aktif belajar. Dengan demikian penerapan pembelajaran kooperatif TGT berbantuan media adventure game dapat meningkatkan aktivitas belajar siswa kelas VII-A MTsN 1 Kota Malang