UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Analisis variasi temperatur penuangan pada pengecoran kuningan terhadap ketangguhan dan perubahan fasa / Bayu Angga Pratama

Pratama, Bayu Angga - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Pratama Bayu Angga. 2016. Analisis Variasi Temperatur Penuangan pada Pengecoran Kuningan Terhadap Ketangguhan dan Perubahan Fasa. Skripsi Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Drs. H. Putut Murdanto S.T. M.T. (II) Rr. Poppy Puspitasari S.Pd. M.T. Ph.D. Kata kunci pengecoran kuningan ketangguhan perubahan fasa Pengecoran logam adalah proses pembentukan logam dengan cara men cair-kan logam dan menuangkan kedalam cetakan kemudian dibiarkan mendingin dan membeku. Proses ini dapat digunakan untuk membuat benda-benda dengan bentuk sulit. Pengecoran merupakan salah satu proses pembentukan bahan baku atau benda kerja yang relatif mahal dimana pengendalian kualitas benda kerja dimulai sejak bahan masih dalam keadaan mentah. Bahan pengecoran kadang dipilih dengan mempertimbangkan harga kualitas dan sebagainya. Kuningan tuang adalah kuningan yang mempunyai proses produksi dengan cara pengecoran yang langsung diperoleh bentuknya melalui proses penuangan pada cetakan. Proses ini berdasarkan pada alasan untuk memproduksi benda-benda yang mempunyai bentuk khusus atau yang sulit dikerjakan dengan proses pengerjaan panas atau dingin (penempaan dan lain sebagainya). Selain itu pekerjaan mengecor juga dilakukan untuk ukuran-ukuran besar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketangguhan hasil cor dengan variasi temperatur metode cetakan sand casting terhadap logam kuningan dan untuk mengetahui struktur yang terkandung dalam hasil cor pada metode penge-coran dengan cetakan logam kuningan. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian eksperimental yang melihat hasil dari sebuah perlakuan terhadap suatu kelompok spesimen. Desain penelitian pre-experimental dengan menggunakan model one-shot case study dimana sekelompok sampel diberi sebuah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan struktur mikro yang memiliki kandungan Cu-Zn yang baik adalah spesimen dengan temperatur tuang 900 C sedangkan kandungan Cu yang paling sedikit adalah benda dengan temperatur 700 C. Jadi semakin tinggi temperatur yang digunakan untuk pengecoran logam (kuningan) maka semakin tinggi pula tingkat kegetasan pada benda cor tersebut. Ketangguh an bahan pada penelitian ini dapat dilihat pada pengaruh paduan dan juga tempe ratur tuang dari setiap spesimen semakin tinggi temperatur tuang pada spesimen maka semakin baik perlakuan yang akan diterima oleh paduan. Hasil foto mikro menunjukkan bahwa semakin tinggi temperatur tuang pada pengecoran logam (kuningan) maka semakin kecil unsur karbon yang terkandung di dalamnya.


Informasi Detail
DDC
Rs 673.3 PRA a
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, 2016.
Deskripsi Fisik
ix, 75 lembar : il. , tab. ; 30cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02749/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2016
Subjek
1. KUNINGAN, PENGECORAN
2. BRASS, CASTING

Pembimbing
1. Putut Murdanto ; 2. Rr. Poppy Puspitasari
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik