Skripsi
Kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan / Siti Choiriyah
Abstrak
ABSTRAK Choiriyah Siti. 2017. Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa Kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan. Skripsi Prodi Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah Jurusan Sastra Indonesia Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Martutik M.Pd. Kata Kunci menulis teks eksposisi Menulis adalah kemampuan menuangkan gagasan dalam bentuk bahasa tulis untuk disampaikan kepada pembaca. Salah satu kompetensi dasar menulis dalam standar isi bahasa Indonesia kelas X SMA/MA pada Kurikulum 2013 adalah menulis teks eksposisi. Tujuan penelitian ini untuk mengukur kemampuan menulis teks eksposisi siswa kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan. Kemampuan menulis ini dilihat dari aspek isi yang mencakup kelengkapan struktur isi teks eksposisi yang meliputi judul tesis argumen dan penutup serta aspek bahasa yang meliputi pilihan kata keefektifan kalimat dan ejaan. Metode penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dan jenis penelitian kuantitatif. Data penelitian ini berupa skor kemampuan menulis teks eksposisi dengan instrumen penelitian berupa petunjuk perintah tes menulis dan pedoman penilaian. Analisis data meliputi (1) tahap penyekoran (2) tahap tabulasi (3) tahap interpretasi dan (4) tahap penyajian hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa kemampuan siswa kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan dalam menulis teks eksposisi dari aspek isi yang meliputi penulisan judul tesis argumen dan penutup kualifikasi sangat baik sebesar 15 58% kualifikasi baik sebesar 44 16% kualifikasi cukup baik sebesar 15 58% dan kualifikasi kurang baik sebesar 24 68%. Kemampuan menulis struktur teks eksposisi yang paling tinggi yaitu aspek penutup dengan persentase mampu sebesar 74 03% sedangkan yang paling rendah yaitu aspek argumentasi dengan persentase mampu sebesar 51 95%. Nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi pada aspek struktur yaitu 83 7. Dengan demikian siswa kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan dapat dikatakan baik dalam menulis struktur teks eksposisi. Dari aspek bahasa yang meliputi segi pemilihan kata penggunaan kalimat efektif dan ejaan kualifikasi sangat baik sebesar 2 6% kualifikasi baik sebesar 9 1% kualifikasi cukup baik sebesar 29 87% dan kualifikasi kurang baik sebesar 58 44%. Kemampuan menulis teks eksposisi pada aspek bahasa yang paling tinggi yaitu aspek pilihan kata dengan persentase mampu sebesar 44 15% sedangkan yang paling rendah yaitu aspek penggunaan ejaan dengan persentase mampu sebesar 12 99%. Nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi pada aspek bahasa yaitu 57 4. Dengan demikian siswa kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan dapat dikatakan kurang dalam menulis teks eksposisi pada aspek bahasa. Kemampuan siswa kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan secara keseluruhan dalam menulis teks eksposisi yaitu kualifikasi sangat baik sebesar 5 19% kualifikasi baik sebesar 31 17 % kualifikasi cukup baik sebesar 35 06% dan kualifikasi kurang baik sebesar 28 57%. Dari keseluruhan aspek penilaian kemampuan siswa kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan dalam menulis teks eksposisi menunjukkan nilai rata-rata 72 5. Dengan demikian siswa kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan dapat dikatakan cukup dalam menulis teks eksposisi. Berdasarkan analisis data kemampuan menulis teks eksposisi siswa yang berasal dari sekolah akreditasi B lebih baik dari pada siswa yang berasal dari sekolah berakreditasi A. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa tinggi rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks eksposisi tidak dipengaruhi oleh tingkat akreditasi sekolah. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diberikan saran kepada dua pihak yaitu guru bahasa Indonesia dan peneliti lain. Pertama kepada guru bahasa Indonesia SMA/MA di Kota Pasuruan guru disarankan melatih siswa mengelaborasi pembelajaran menulis teks eksposisi lebih menekankan siswa untuk membaca sehingga wawasan siswa bertambah menekankan kembali penggunaan ejaan dalam menulis dengan menggunakan pedoman editing (self editing). Kedua kepada peneliti lain disarankan untuk menjadikan penelitian ini sebagai pijakan untuk mengembangkan bahan ajar media pembelajaran atau melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan hasil kegiatan menulis siswa kelas X SMA/MA di Kota Pasuruan.