Skripsi
Evaluasi dokumen kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang tahun 2016 mengacu pada KKNI, SN-DIKTI, dan AUN-QA / Rachma Shela Prabhandari
Abstrak
ABSTRAK Prabhandari Rachma Shela. 2017. Evaluasi Dokumen Kurikulum Program Studi Pendidikan Bahasa Jerman Universitas Negeri Malang Tahun 2016 Mengacu pada KKNI SN-Dikti dan AUN-QA. Skripsi Jurusan Sastra Jerman Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Primardiana H.W. M.Pd. Kata kunci Evaluasi Dokumen Kurikulum KKNI SN-Dikti AUN-QA Penelitian ini adalah penelitian evaluasi yang bertujuan untuk mengevaluasi dokumen kurikulum dengan cara mendeskripsikan kesesuaian Capaian Pembelajaran (CP) yang terdapat dalam kurikulum PSPBJ tahun 2016 dengan CP yang terdapat dalam KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) SN-Dikti (Standar Nasional Pendidikan Tinggi) dan AUN-QA (ASEAN University Network Quality Assessment). Pendekatan pada penelitian ini adalah kualitatif analisis isi (dokumen) dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini ialah dokumen kurikulum PSPBJ dokumen KKNI SN-Dikti dan AUN-QA dengan data berupa komponen CP kurikulum PSPBJ deskripsi umum dan deskripsi jenjang kualifikasi 6 dalam KKNI rumusan sikap dan pengetahuan umum dalam SN-Dikti serta kriteria Expexted Learning Outcomes (ELO) dan Programme Structure and Content dalam AUN-QA. Instrumen yang digunakan adalah dokumentasi dan lembar observasi. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesesuaian antara CP dalam KKNI dan SN-Dikti. Rumusan CP PSPBJ pada komponen sikap dan tata nilai pengetahuan keterampilan umum dan khusus telah sesuai dengan deskripsi umum dan deskripsi jenjang kualifikasi 6 dalam KKNI dan rumusan sikap dan keterampilan umum dalam SN-Dikti. Jika dilihat dari segi dokumen kurikulum PSPBJ telah sesuai dengan KKNI dan SN-Dikti namun kurikulum PSPBJ masih belum sesuai terutama dalam kriteria Programme Structure and Content. Hal tersebut karena proses penyusunan struktur kurikulum PSPBJ tidak diawali dengan kajian terhadap kebutuhan pemangku kepentingan dan rumusan CP terbentuk setelah adanya pembentukan matakuliah. Oleh sebab itu kurikulum PSPBJ sifatnya masih tambal sulam.