Skripsi
Pengembangan media pembelajaran berbasis web dengan model drill and practice pada mata pelajaran Pemroigraman dasar kelas X RPL di SMK Negeri 1 Sukorejo / Jeanyca Venty Sepdyah
Abstrak
ABSTRAK Sepdyah Jeanyca Venty. 2017. Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Web dengan Model Drill and Practice pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar Kelas X RPL di SMK Negeri 1 Sukorejo. Skripsi. Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Ir. H. Syaad Patmanthara M.Pd. (II) Utomo Pujianto S.Kom. M.Kom. Kata Kunci Metode pengembangan ADDIE media pembelajaran website Drill and Practice Pemrograman Dasar Mata Pelajaran Pemrograman Dasar merupakan salah satu mata pelajaran utama yang diberikan kepada siswa SMK Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Pengamatan proses pembelajaran pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar dilakukan di SMKN 1 Sukorejo. Guru menyampaikan materi pembelajaran melalui metode ceramah serta penggunaan LKS sebagai bahan latihan siswa. Penerapan model pembelajaran konvensional tersebut membuat siswa kurang antusias saat melaksanakan pembelajaran Pemrograman Dasar sehingga siswa sulit memahami konsep dan pola sintaks dari materi Pemrograman Dasar maupun latihan-latihan coding sintaks yang diberikan. Hal tersebut juga berdampak pada hasil belajar siswa yang tidak memenuhi Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) pada Mata Pelajaran Pemrograman Dasar. Tujuan dikembangkannya media pembelajaran berbasis web dengan model drill and practice adalah untuk meningkatkan motivasi siswa dalam berlatih coding sintaks program dasar komputer sehingga siswa lebih antusias untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ditemukan pada proses latihan bertahap di dalam website. Melalui aktivitas latihan bertahap diharapkan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran meningkat karena telah terbiasa dalam menyelesaikan permasalahan-permasalahan saat melakukan coding sintaks program dasar komputer. Keunggulan dari website adalah kemudahan penggunaannya di dalam maupun luar pembelajaran dengan memanfaatkan jaringan internet. Media pembelajaran berbasis web dengan model drill and practice dikembangkan dengan metode pengembangan Analyze Design Develop Implement Evaluate (ADDIE) yang dikembangkan oleh Dick and Carrey (1996). Metode pengembangan ADDIE memiliki 5 tahapan dalam proses pengembangannya antara lain (1) analisis (2) desain (3) pengembangan (4) implementasi dan (5) evaluasi. Data hasil validasi dan uji coba diperoleh melalui pengisian angket validasi dan uji coba. Persentase hasil validasi materi oleh ahli materi sebesar 95% dan validasi media oleh ahli media sebesar 92 10%. Hasil uji kelayakan produk oleh siswa kelas X RPL di SMKN 1 Sukorejo adalah sebagai berikut (1) uji coba perorangan sebesar 92 42% (2) uji coba kelompok kecil sebesar 89 2% dan (3) uji coba kelompok besar 91 51%. Dari hasil pengujian tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan telah layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran Mata Pelajaran Pemrograman Dasar kelas X RPL. Melalui tahap implementasi produk menunjukkan bahwa media yang dikembangkan dapat dioperasikan dengan baik dan mampu meningkatkan antusias siswa dalam berlatih coding sintaks program dasar komputer. ABSTRACT Sepdyah Jeanyca Venty. 2017. Development of Web-Based Learning Media with Drill and Practice Model on the Basic Programming Subject in 10th Grade of Software Engineering at SMKN 1 Sukorejo. Thesis. Department of Electrical Engineering Faculty of Engineering State University of Malang. Advisors (I) Dr. Ir. H Syaad Patmanthara M.Pd. (II) Utomo Pujianto S.Kom. M.Kom. Keywords ADDIE development method learning media website Drill and Practice Basic Programming. Basic computer programming subject is one of the main lessons given to students of SMK Software Engineering Department (RPL). Observation of the learning process on basic programming subject conducted at SMKN 1 Sukorejo. Teachers deliver learning materials through lecture methods as well as the use of LKS as student training materials. The application of the conventional learning model makes the students less enthusiastic when implementing basic programming learning so that students have difficulty understanding the concept and pattern of syntax of basic programming material and coding practice of syntax given. It also affects students learning outcomes that do not meet the Minimum Exhaustiveness Criteria (KKM) on basic programming subject. The purpose of the development of website-based learning media with drill and practice model is to increase the motivation of student in practicing coding syntax of basic computer program so that students are more enthusiastic to solve the problems found in gradual training process in website. Through gradual training activities it is expected that students understanding of learning materials increases because they have been accustomed to solving problems while coding the basic computer program syntax. The advantage of website media is the ease for the user to use the media inside and outside the learning activity by utilizing internet network. Web-based learning media with drill and practice model developed by Analyze Design Develop Implement and Evaluate (ADDIE) development method by Dick and Carry (1996). ADDIE development method consists of five stages (1) analysis stage (2) design stage (3) development stage (4) implementation stage and (5) evaluation stage. The validation data results and training out were obtained from validation and training out questionnaires filling. The percentage of materials validation by the materials expert was 95% and the validation of the media by the media expert was 92 10%. The product feasibility test result gotten from the product test questionnaire answers by the students of X RPL in SMKN 1 Sukorejo including (1) Individual trials amount 92 42% (2) Small group trials amount 89 2% and (3) big group trials amount 91 51%. From the validation percentage numbers it showed that the developed learning media was valid and proper to be used in the Basic Programming subject learning activity in X RPL class. Through the implementation phase of the product shows that the developed media can be operated well and able to increase the enthusiasm of students in practicing the basic computer programming syntax coding.