UPT Perpustakaan UM

  • Beranda
  • Informasi
  • Repository UM
  • SIPADU UM
  • OPAC SIPADU

Pencarian Spesifik

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title

Skripsi

Variasi konsentrasi ragi dan lama fermentasi terhadap karakteristik tempe kedelai hitam (Glycine soja) varietas detam I berdasarkan kadar protein dan hasil uji organoleptik / Zakiyatul Miskiyah

Miskiyah, Zakiyatul - Nama Orang;

Abstrak
ABSTRAK Miskiyah Zakiyatul. 2017. Variasi Konsentrasi Ragi dan Lama Fermentasi Terhadap Karakteristik Tempe Kedelai Hitam (Glycine soja) Varietas Detam I Berdasarkan Kadar Protein dan Hasil Uji Organoleptik. Skripsi Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Sri Rahayu Lestari M.Si (II) Agung Witjoro S.Pd M.Kes Kata Kunci tempe kedelai hitam konsentrasi ragi lama fermentasi protein organoleptik Tempe merupakan hasil fermentasi kedelai atau bahan lain oleh mikroorganisme menguntungkan seperti Rhizopus oligosporus dan Rhizopus oryzae. Tempe mengandung protein karbohidrat asam lemak esensial vitamin mineral. Kedelai hitam varietas detam I mengandung serat kasar sebesar 26 51 % (db) antosianin antioksidan dan kandungan protein 45 40%. Tempe dengan konsentrasi ragi dan lama fermentasi berbeda memberikan pengaruh pada kualitas tempe. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ragi dan lama fermentasi terhadap karakteristik tempe kedelai hitam varietas detam I berdasarkan uji protein dan hasil uji organoleptik. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua faktor. Faktor pertama 3 variasi (Konsentrasi ragi 0 15% 0 20% dan 0 25%). Faktor kedua 3 variasi (Lama fermentasi 36 jam 42 jam dan 48 jam) dengan 3 kali ulangan. Data diolah dengan two way ANOVA menggunakan aplikasi SPSS for Windows 16.0. Hasil dari penelitian menunjukkan karakteristik tempe kedelai hitam memiliki tekstur normal pada seluruh kombinasi perlakuan aroma tempe mengalami penurunan dari aroma khas tempe menjadi beraroma amonia seiring dengan penambahan waktu fermentasinya. Warna tempe kedelai hitam normal kecuali pada perlakuan kombinasi ragi 0 15% ragi 0 20% dan ragi 0 25% dengan lama fermentasi 48 jam. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh perbedaan konsentrasi ragi (p 0 05) dan lama fermentasi (p 0 05) ( 945 0 05) terhadap parameter protein. Lama fermentasi memberikan pengaruh nyata terhadap parameter organoleptik aroma (p 0 05. dan rasa p 0 05). Tidak ada pengaruh perbedaan konsentrasi ragi dan lama fermentasi terhadap parameter organoleptik warna dan tekstur. Pemilihan perlakuan terbaik menggunakan metode multiple attribute didapatkan pada perlakuan konsentrasi ragi 0 25% dan lama fermentasi 36 jam.


Informasi Detail
DDC
Rs 664.726 MIS v
Prodi
Universitas Negeri Malang. Program Studi Biologi, 2017.
Deskripsi Fisik
x, 97 lembar : il. , tab. ; 30cm
Bahasa
Indonesia
No Reg
02926/KI/17
Edisi
Skripsi (Sarjana)--Universitas Negeri Malang, 2017
Subjek
1. TEMPE
2. TEMPE

Pembimbing
1. Sri Rahayu Lestari ; 2. Agung Witjoro
Lampiran Berkas
You must be logged in to get fulltext


UPT Perpustakaan UM
  • Berita

Tentang Kami

TIM IT Perpustakaan 2023

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS

Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik