Skripsi
Pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok siswa kelas X SMA Negeri 1 Turen tahun 2016/2017 / Gemi Dwi Jayanti
Abstrak
ABSTRAK Jayanti G. D. 2017. Pembelajaran Menulis Teks Laporan Hasil Observasi Menggunakan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Turen Tahun 2016/2017. Skripsi. Prodi. Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia dan Daerah. Jurusan Sastra Indonesia. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Kusubakti Andajani S.Pd. M. Pd. Kata Kunci pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi Investigasi Kelompok Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok siswa kelas X SMA Negeri 1 Turen. Terdapat tiga hal yang dideskripsikan dalam penelitian ini yaitu perencanaan pembelajaran (komponen RPP) pelaksanaan pembelajaran (kegiatan pendahuluan kegiatan inti dan penutup) dan penilaian pembelajaran (penilaian proses dan penilaian hasil). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data yang yang dihimpun dibedakan menjadi tiga fokus penelitian. Data perencanaan pembelajaran berupa komponen-komponen RPP yang disusun guru sebagai pedoman pembelajaran di kelas dan penyusunan perencanaan pembelajaran berupa transkrip hasil wawancara. Data pelaksanaan pembelajaran berupa transkrip pelaksanaan pembelajaran yang terdiri atas kegiatan pendahuluan kegiatan inti dan penutup. Data penilaian pembelajaran berupa instrumen penilaian proses dan penilaian hasil serta informasi hasil wawancara tentang penilaian pembelajaran. Sumber data yang digunakan adalah RPP peristiwa pembelajaran di kelas teks laporan hasil observasi siswa guru dan siswa. Hasil penelitian pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok siswa kelas X SMA Negeri 1 Turen terbagi menjadi tiga aspek yaitu perencanaan pelaksanaan dan penilaian. Hasil penelitian perencanaan menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok sebagai berikut. Proses guru dalam menyusun RPP berpedoman pada silabus dengan melihat KI dan KD. Berdasarkan KI dan KD guru merumuskan indikator. Kemudian guru merumuskan tujuan materi model dan metode sumber dan langkah-langkah pembelajaran. Dalam RPP yang disusun guru terdapat upaya mewujudkan KI-1 KI-2 KI-3 dan KI-4. Guru juga menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok dalam RPP yang disusun. Namun guru tidak sepenuhnya menggunakan pendekatan saintifik seperti yang disarankan Permendikbud. Hasil penelitian pelaksanaan pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan pada dua pertemuan. Setiap pertemuan terdapat tiga tahap yaitu kegiatan pendahuluan kegiatan inti dan penutup. Pada kegiatan pendahuluan pertemuan pertama dan pertemuan kedua aktivitas yang dilakukan sama persis yaitu salam presensi apersepsi dan menyampaikan tujuan pembelajaran. Pada kegiatan inti pertemuan pertama aktivitas yang dilakukan adalah mencari informasi untuk menulis teks laporan hasil observasi dengan melakukan pengamatan dan wawancara kepada pihak-pihak terkait secara berkelompok sedangkan pada kegiatan inti pertemuan kedua difokuskan untuk menyunting teks laporan hasil observasi yang telah ditulis. Pada kegiatan penutup pertemuan pertama aktivitas yang dilakukan guru adalah menyampaikan pembelajaran pada pertemuan berikutnya dan salam sedangkan kegiatan penutup pertemuan kedua aktivitas yang dilakukan adalah menyimpulkan pembelajaran yang telah berlangsung guru memberikan tindak lanjut pembelajaran dan salam. Hasil penilaian menunjukkan bahwa guru menggunakan penilaian proses dan penilaian hasil. Penilaian proses dilakukan untuk menilai kompetensi sikap spiritual dan sosial sedangkan penilaian hasil digunakan untuk menilai kompetensi keterampilan. Penilaian proses dilakukan guru selama pembelajaran menulis teks laporan hasil observasi berlangsung di dalam maupun di luar kelas sedangkan penilaian hasil dilakukan ketika pembelajaran telah berakhir dengan cara menilai teks laporan hasil observasi karya siswa. Simpulan dari penelitian ini terbagi menjadi tiga bagian sesuai dengan fokus penelitian. Pertama komponen RPP guru disusun dengan berpedoman pada Permendikbud Nomor 22 Tahun 2016. Kedua pelaksanaan pembelajaran berjalan sesuai dengan rencana. Guru memodifikasi pelaksanaan pembelajaran karena suatu hal yang memang harus dikondisikan. Model pembelajaran investigasi kelompok sudah tampak pada pelaksanaan pembelajaran pertemuan pertama dan pendekatan saintifik tidak dijalankan sepenuhnya dalam pembelajaran. Ketiga penilaian terdiri dari penilaian sikap dan keterampilan. Penilaian proses (sikap) dilakukan guru ketika pembelajaran berlangsung di dalam maupun di luar kelas sedangkan penilaian hasil dilakukan dengan cara menilai teks laporan hasil observasi karya siswa. Namun guru tidak memanfaatkan lembar jurnal penilaian dan lembar penilaian sikap yang disusun pada RPP. Penilaian hasil juga tidak memanfaatkan pedoman penilaian tes kinerja dan rubrik penilaian tes kinerja yang disusun pada RPP. Saran yang dapat diberikan dari penelitian ini adalah dalam menyusun RPP guru disarankan menyusun sesuai dengan kriteria penyusunan RPP. Selain itu pelaksanaan pembelajaran perlu diusahakan sesuai dengan rancangan pembelajaran. Guru juga harus mengembangkan berbagai model pembelajaran pada setiap pembelajarannya agar siswa tidak jenuh dengan pembelajaran yang biasa saja. Dalam menilai aspek sosial dan aspek keterampilan disarankan guru menilai sesuai dengan perencanaan yang sudah disusun sehingga nilai yang diberikan kepada siswa tidak menimbulkan banyak penafsiran. Kemudian peneliti ini masih pada tahap melihat respons siswa tanggapan guru dan kecocokan model pembelajaran investigasi kelompok dalam pembelajaran bahasa maka dapat dilanjutkan dengan penelitian yang mampu melihat pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok bagi kegiatan belajar atau hasil belajar siswa. ABSTRACT Jayanti G. D. 2017. Learning of Writing Observational Report Text Using Group Investigation Learning Model on the Tenth Grade Students of SMA Negeri 1 Turen Year 2016/2017. Skripsi. Departement of Indonesian Literature Faculty of Letters University of Malang. Advisor (I) Dr. Kusubakti Andajani S.Pd. M.Pd. Key Words writing learning observastional report text Group Investigation This research aims to describe the learning of observational report texts writing result of student group investigation X grade SMA Negeri 1 Turen. There are three things described in this research lesson plan (RPP component) learning implementation (preliminary activity core activity and closing) and learning assessment (assessment process and assessment result). This research is a qualitative research. The data collected is divided into three focusses of research. The data of learning planning in the form of RPP components arranged by teacher as classroom learning guidelines and the preparation lesson plan in the form of a transcript of the interview. Data of learning implementation in the form of transcript of learning implementation consisting of preliminary activities core activities and cover. The data assessment in the form of assessment process and assessment result instrument as well as information of interview result about learning assessment. The source data used are lesson plan classroom learning activities text of student observation reports teacher and students. The research result of writing lesson of observational report text using group investigation model X grade SMA Negeri 1 Turen is divided into three aspects there are planning implementation and assessment. The result of planning as follows. The teacher processes in preparing lesson plan is based on the syllabus by looking at core competences and basic competences. Based on core and basic competences teacher formulates indicators. Then teacher formulates the objectives materials models and methods sources and learning steps. In the lesson plan compiled by teacher there are effort to manifest KI-1 KI-2 KI-3 and KI-4. Teacher also use group investigation learning model in the lesson plan. However teacher do not fully use the scientific approach as Permendikbud suggests. The result showed that in the implementation of the study carried out in two meetings. Each meeting has three steps preliminary core and closing activities. In the preliminary activity in first and second meeting the activities performed exactly the same i.e. greeting presence apperception and deliver learning objectives. At the first meeting of core activity the activity carried out is finding information how to write observational report text by doing observation and interview in groups. At the second meeting of core activity focus to editing the observational result report that have been written. At the first meeting of closing activity activity that is done by the teacher is delivering learning activity for the next meeting and greeting while at the second meeting of closing activity the activities are concluded the learning that has been done teacher provide the follow-up study and greeting. The result show that teacher uses assessment process and assessment result. Assessment process was conducted to assess the competence of spiritual and social attitudes while the assessment result is used to assess the skill competency. The assessment process conducted during learning both inside and outside classrooms while the assessment result performed when the learning has finished by assess of students works. The conclusion of this research is divided into three parts in accordance with the focus of the research. First the teacher arranged the lesson plan based on Permendikbud number 22 year 2016. Second the learning implementation fit with the plan. The teacher modified the learning implementation because of condition. Group investigation learning model already appear at the first and second meeting implementation and the scientific does not fully obtain in learning. Third the assessment consists of attitude and skill. The assessment process (attitude) was conducted by teacher during learning process inside and outside classrooms while the assessment result done by assess the students works. But teacher do not use assessment sheet and attitude sheet that organized in lesson plan. The assessment result also not utilize performance test and assessment guidelines rubric that are arranged in lesson plan. Suggestion that can be given in this research is the making of lesson plan the teacher should make lesson plan in accordance with the criteria of good lesson plan and utilize everything that is useful in learning. In addition the learning implementation needs to be organized in accordance with the design of study. Teacher also have to develop various models of learning on every lesson. In assessing social and skill aspects the researcher suggests that teacher should assess with the plan that already conducted so that the mark given to students do not have a lot of interpretation. Then the researcher is still at the stage of looking at student responses teacher responses and the suitability of group investigation learning model in language learning then can proceed with the research that is able to see the influence of group investigation learning model for learning and result activities of students.