Tesis
Strategi representasi visual dalam pembelajaran apresiasi prosa fiksi untuk penanaman nilai moral pada siswa sekolah dasar /Nafiatus Syafa\'ati
Abstrak
ABSTRAK Syafa ati Nafiatus. 2017. Strategi Representasi Visual dalam Pembelajaran Apresiasi Prosa Fiksi untuk Penanaman Nilai Moral pada Siswa Sekolah Dasar. Tesis Program Studi Pendidikan Dasar Konsentrasi Bahasa Indonesia Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dr. Yuni Pratiwi M.Pd (II) Prof. Dr. Heri Suwignyo M.Pd Kata Kunci strategi representasi visual pembelajaran apresiasi prosa fiksi penanaman nilai moral Pembelajaran apresiasi prosa fiksi perlu diajarkan dan dikembangkan karena mampu memberi pengaruh positif terhadap tingkat perkembangan anak dalam membentuk dan mengembangkan kepribadiannya melalui penanaman berbagai nilai hidup dan kehidupan yang berkaitan langsung dengan pembentukkan karakter manusia. Salah satu upaya penanaman nilai moral dalam pembelajaran apresiasi prosa fiksi adalah melakukan inovasi strategi pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman bersastra kepada siswa mengembangkan kemampuan menganalisis elemen-elemen fiksional dan pemahaman terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam teks. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan strategi representasi visual berupa tahap-tahap pembelajaran apresiasi prosa fiksi yang berlandaskan teori penanaman nilai moral. Tahap-tahap tersebut yaitu tahap mengetahui tahap identifikasi tahap klasifikasi tahap menyusun kembali dan tahap refleksi. Kelima tahap tersebut dikembangakan dan disusun secara sistematis serta dikemas dalam bentuk buku panduan pelaksanaan strategi representasi visual dalam pembelajaran apresiasi prosa fiksi. Prosedur penelitian pengembangan ini terdiri atas tujuh tahap. Ketujuh tahap tersebut yaitu (1) studi pendahuluan (2) perencanaan (3) pengembangan draft produk (4) validasi ahli dan praktisi (5) revisi produk awal (6) uji lapangan terbatas dan (7) penyempurnaan produk akhir. Tujuh tahap penelitian dan pengembangan dalam penelitian ini diadaptasi dari model penelitian dan pengembangan 4-D Thiagarajan Semmel Semmel. Strategi representasi visual memiliki karakteristik yang khas jika dibandingkan dengan strategi pembelajaran yang lain. Strategi ini dikembangkan berdasarkan tiga landasan teori yaitu teori strategi representasi pembelajaran apresiasi prosa fiksi dan penanaman nilai moral. Strategi representasi visual yang dikembangkan mengacu pada kurikulum 2013. Akan tetapi langkah-langkah strategi pembelajaran yang dikembangkan tidak sepenuhnya terikat oleh kurikulum. Strategi ini dikembangkan berdasarkan kebutuhan karakteristik serta tingkat perkembangan kognitif dan moral siswa sekolah dasar khususnya siswa kelas tinggi sekolah dasar. Strategi pembelajaran tersebut dirancang secara sistematis agar tetap relevan jika diterapkan pada kurikulum yang lain. Strategi representasi visual terdiri atas lima langkah pembelajaran. Kelima langkah tersebut meliputi langkah mengetahui identifikasi klasifikasi menyusun kembali dan refleksi. Kelima langkah pembelajaran tersebut dirancang secara sistematis sesuai dengan teori kognitif dan perkembangn moral siswa. Hal tersebut bertujuan agar memudahkan siswa dalam mengapresiasi karya fiksi dan memberikan format pelaksanaan pembelajaran apresiasi prosa fiksi untuk penanaman nilai moral yang lebih operasional efektif konkrit dan praktis. Melalui proses yang bertahap dan sistematis siswa dapat mengapresiasi teks prosa fiksi dengan baik. Hasil validasi produk melaporkan bahwa strategi representasi visual dapat diimplementasikan. Validasi produk mengacu pada dua aspek kelayakan yaitu kelayakan isi dan kelayakan penyajian. Aspek kelayakan isi strategi terdiri atas lima indikator yaitu kelayakan teori kesesuaian dengan komponen pembelajaran kesesuaian teks prosa fiksi keefektifan strategi serta kepraktisan dan kebermanfaatan strategi. Uji lapangan dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan strategi representasi visual dalam pembelajaran apresiasi prosa fiksi. Data mengenai efektivitas produk dapat diketahui melalui uji statistik dengan menggunakan uji beda Paired Sample T-Test. Hasil uji beda pada kemampuan mengapresiasi prosa fiksi menginformasikan bahwa nilai t 13 427 dengan taraf signifikansi 0 000 (p