Tesis
Pengaruh model pembelajaran Reading Concept Map Group Investigation (Remap GI) terhadap ketrampilan berpikir kritis ketrampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa kelas VII SMPN 1 Turen Kabupaten Malang / Prihatiningsih
Abstrak
ABSTRAK Prihartiningsih 2017. Pengaruh Model Pembelajaran Reading Concept Map Group Investigation (Remap GI) terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas VII SMP Negeri 1 Turen Kabupaten Malang. Tesis. Program Studi Pendidikan Dasar Konsentrasi IPA Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Prof. Dr. Hj. Siti Zubaidah M.Pd. (2) Dr. Sentot Kusairi M.Si. Kata Kunci Model pembelajaran Reading Concept Map Group Investigation (Remap GI) keterampilan berpikir kritis keterampilan proses sains hasil belajar kognitif Melatihkan keterampilan berpikir kritis penting agar seseorang dapat mengatasi masalah dengan baik mengembangkan perilaku yang menguntungkan sehingga dapat bersaing di era global. Pembelajaran IPA pada jenjang SMP bertujuan membentuk sikap ilmiah siswa seperti rasa ingin tahu berpikir terbuka dan kritis keinginan memecahkan masalah. Sejalan dengan tujuan tersebut pembelajaran IPA juga harus mengembangkan keterampilan proses sains (KPS). Perlu dikembangkan suatu model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif siswa khususnya pada jenjang SMP. Model pembelajaran Remap GI memadukan aktivitas membaca (Reading) membuat peta konsep (Concept Map) dan pembelajaran kooperatif penyelidikan kelompok (Group Investigation) Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan keterampilan berpikir kirits keterampilan proses sains dan hasil belajar kognitif antara siswa yang dibelajarkan dengan model Remap GI dan model GI. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan pretest-postest control group design Sampel penelitian adalah kelas 7B dan 7J SMPN 1 Turen Kabupaten Malang Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel ditentukan menggunakan ternik random sampling. Data keterampilan berpikir kritis diperoleh dari pretest dan postest menggunakan test essay di skor dengan rubrik keterampilan berpikir kritis teritegrasi tes essay yang dikembangkan Zubaidah dkk (2015) dan dianalisis menggunakan ankova. Data KPS diperoleh dari postest test unjuk kerja dan dianalisis menggunakan anava satu jalur. Data hasil belajar kognitif diperoleh dari pretest dan postest yang terintegrasi dengan test keterampilan berpikir kritis dan dianalisis menggunakan ankova. Hasil penelitian adalah sebagai berikut (1) terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan berpikir kritis siswa antara kelas yang dibelajarkan dengan model Remap GI dan dibelajarkan dengan model GI. Siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan keterampilan berpikir kritis sebesar 61 60 % sedangkan pada kelas kontrol sebesar 41 42% (2) terdapat perbedaan yang signifikan pada keterampilan proses sains siswa antara kelas eksperimen yang dibelajarkan dengan model Remap GI. Siswa yang dibelajarkan dengan model Remap GI rata-rata skor KPS siswa pada indikator menentukan alat dan bahan 2 78 menyusun langkah kerja 2 75 melakukan penyelidikan 2 70 menyimpulkan 2 31 dan mengkomunikasikan (melaporkan) sebesar 2 03 dan. (3) terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar kognitif siswa antara siswa yang dibelajarkan dengan model Remap GI dan dibelajarkan dengan model GI. Siswa pada kelas eksperimen mengalami peningkatan hasil belajar kognitif sebesar 104 6% sedangkan pada kelas kontrol hasil belajar kognitif siswa meningkat 64%.