Tugas Akhir
Kebijakan strategi saluran distribusi produk susu KUD Dau Kab. Malang Jawa Timur / Bramantyo Ardhi Nugroho
Abstrak
ABSTRAK Ardhi Bramantyo Nugroho. 2017. Kebijakan Strategi Saluran Distribusi Produk Susu KUD DAU Kab. Malang. Tugas Akhir Prodi D-III Manajemen Pemasaran Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Rachmad Hidayat S.Pd M.Pd Kata Kunci strategi distribusi Dengan adanya tuntutan akan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat tentunya mengakibatkan beberapa perusahaan harus lebih mengembangkan usahanya terutama dalam bidang pemasaran. Pada bauran pemasaran terdiri dari product price place dan promotion dimana setiap unsur-unsur dalam bauran pemasaran memiliki keterkaitan satu sama lain. Saluran distribusi merupakan salah satu keberhasilan perusahaan dalam memasarkan produknya Distribusi bagi KUD DAU sangatlah penting dan vital mengingat susu yang telah diproduksi oleh KUD DAU tidak dapat bertahan lama mengingat pihak dari produsen tersebut menitikberatkan pada tingkat kualitas susu dan manfaat yang terkandung di dalam susu tersebut. Metode yang digunakan oleh KUD DAU untuk melancarkan penyaluran barang adalah Saluran Langsung yaitu saluran pemasaran yang memiliki dan mengoperasikan semua institusi pemasaran dan fasilitas lainnya yang dimiliki dan dioperasikan oleh perusahaan yang merupakan saluran distribusi paling sederhana. Saluran ini adalah saluran vertikal dan horizontal. Vertikal yaitu dimana perusahaan memiliki semua pabrikasi grosiran eceran dan perantara lainnya. Sedangkan horizontal memiliki pengoperasian beragam toko eceran di sebuah pasar. Agar pelaksanaan distribusi susu di KUD DAU Kab. Malang berjalan dengan baik saran yang dapat diberikan penulis yaitu a) dilakukannya dengan cara merekrut tenaga kerja yang berkompeten dan mengerti akan hal pendistribusian b) pengadaan jumlah armada mobil tangki untuk sarana transportasi pendistribusian. c) jadwal keberangkat lebih awal dari yang dijadwalkan untuk mengantisipasi adanya kemacetan dan tidak terjadinya keterlambatan proses distribusi d) adanya kegiatan reparasi atau pengecekan secara berkala setiap bulan untuk meminimalisir kerusakan yang akan ditimbulkan. ABSTRACT Ardhi Bramantyo Nugroho. 2017. Policy of Channel Distribution Strategy of KUD DAU Kab. Malang. Final Project D-III Study Program Marketing Management Department of Management Faculty of Economics State University of Malang. Counselor Rachmat Hidayat S.Pd. Keywords distribution strategy With the demand for the fulfillment of the needs of the community is increasing certainly result in some companies should be more developed business especially in the field of marketing. In the marketing mix consists of product price place and promotion where every element in the marketing mix is related to each other. Distribution channel is one of the company s success in marketing its products The distribution of KUD DAU is very important and vital considering that milk produced by KUD DAU can t last long considering that the producer focuses on the level of milk quality and the benefits contained in the milk. The method used by the KUD DAU to smooth out the distribution of goods is the Direct Channel a marketing channel that owns and operates all marketing institutions and other facilities owned and operated by the company which is the simplest distribution channel. This channel is a vertical and horizontal channel. Vertical where the company has all the manufacturing wholesale retail and other intermediaries. While horizontal has the operation of various retail stores in a market. In order to implement the distribution of milk in KUD DAU Kab. Malang runs well suggestions that can be given by the author are a) done by recruiting a competent workforce and understand the terms of distribution b) the procurement of the number of fleet of tank cars for transportation means of distribution c) scheduled departure earlier than scheduled to anticipate congestion and no delay in the distribution process d) any regular reparation or checking activities on a monthly basis to minimize the damage to be incurred.