Tugas Akhir
Pembuatan busana Avant Garde dengan penerapan teknik hiasan opnaisel / Nisa\'atus Sholichah
Abstrak
ABSTRAK Sholichah Nisa Atus. 2016. Pembuatan Busana Avant Garde dengan Penerapan Teknik Hiasan Opnaisel. Tugas Akhir Jurusan Teknologi Industri Program Studi Diploma III Tata Busana Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Agus Hery Supadmi Irianti M.Pd. Kata Kunci Teknik hiasan opnaisel creative fabric busana avant garde Busana avant garde merupakan busana dengan tingkat penciptaan terbaru (ide-ide fresh) dari eksperimen-eksperimen dan riset yang dilakukan terlebih dahulu serta dibentuk kembali ke dalam sebuah rancangan yang inspiratif dan inovatif. Terdapat macam-macam teknik menghias busana dalam pengetahuan busana salah satunya teknik opnaisel. Opnaisel merupakan lipitan-lipitan kecil berukuran 0.5 cm sampai 1 cm atau sesuai keinginan. Selama ini opnaisel hanya digunakan sebagai hiasan saja namun dalam pembuatan busana avant garde ini dimunculkan ide baru melalui pengembangan teknik opnaisel sebagai creative fabric. Tujuan penulisan tugas akhir ini adalah menjelaskan proses pembuatan busana avant garde dengan teknik hiasan opnaisel sebagai creative fabric. Pembuatan busana avant garde ini terdiri dari beberapa tahapan seperti pembuatan desain persiapan alat dan bahan pembuatan draft basic (gaun) fitting draft basic (gaun) pengambilan ukuran perbaikan pola draft basic (gaun) pecah pola merancang bahan dan harga membuat creative fabric peletakan pola pada bahan cutting sewing fitting finishing dan pemeliharaan busana. Kesimpulan dalam pembuatan busana avant garde ini yaitu pada pembuatan creative fabric membutuhkan kecermatan dan ketelitian. Proses pengepresan pada creative fabric diperlukan kehati-hatian karena jika terjadi kesalahan bentuk dari creative fabric tidak sesuai dengan keinginan. Proses pemasangan balance mengalami kesulitan karena pemasangan balance dilakukan ketika busana telah jadi. Pada proses pengeliman pada mantel tidak rapi karena sifat dari kain heritage benang pakan dan benang lusi cepat terlepas dari anyaman. Pemilihan bahan furing menggunkan bahan tulle tidak disarankan karena teksture dari bahan tulle yang berlubang sehingga menggangu kenyamanan model/peragawati saat mengenakan busana ini.