Skripsi
Pengaruh indeks pembangunan manusia (IPM), tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2010-2015 / Yanuar Wahyu Prasetyo
Abstrak
ABSTRAK Prasetyo Yanuar W. 2017. Pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kemiskinan Di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur Tahun 2010-2015. Skripsi Jurusan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dr. Hadi Sumarsono S.T M.Si. Kata Kunci Indeks Pembangunan Manusia Tingkat Pengangguran Terbuka Pertumbuhan Ekonomi Kemiskinan. Salah satu sasaran pembangunan suatu negara adalah menurunnya jumlah penduduk miskin. Jawa Timur adalah provinsi yang memiliki jumlah penduduk miskin terbesar di Indonesia. Penurunan kemiskinan sebagai indikator terciptanya pembangunan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi tidak terlepas dari pembangunan manusia. Dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang menghsilkan tenaga kerja terdidik dan sesuai kompetensi akan menyerap tenaga kerja lebih banyak. Semakin banyaknya tenaga kerja yang terserap secara langsung akan mengurangi jumlah pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih baik. Hal tersebut akan berdampak pada penurunan jumlah penduduk miskin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dan bertujuan untuk (1) mengetahui pengaruh Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2010-2015. (2) mengetahui pengaruh Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terhadap kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2010-2015. (3) mengetahui pengaruh Pertumbuhan Ekonomi terhadap kemiskinan Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur tahun 2010-2015. Model analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis regresi data panel dengan fixed effect model. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa faktor yang berpengaruh terhadap kemiskinan di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Timur tahun 2010-2015 yaitu (1) Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan. Dimana peningkatan Indeks Pembangunan Manusia dapat mengurangi tingkat kemiskinan. (2) Tingkat Pengangguran Terbuka berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan. Hal tersebut dikarenakan mayoritas masyarakat Provinsi Jawa Timur bekerja pada sektor pertanian dan sektor informal. (3) Pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kemiskinan. Hal ini disebabkan karena tidak meratanya pendapatan atau terjadi ketimpangan.