Skripsi
Uji beda kompetensi belajar pada mata pelajaran sistem operasi jaringan melalui penerapan model PBL berbantuan video dan berbantuan powerpoint pada kelas XI teknik komputer dan jaringan di SMKN 10 Malang / Lendi Ismawanto
Abstrak
ABSTRAK Ismawanto. Lendi 2016. Uji Beda Kompetensi Belajar Pada Mata Pelajaran Sistem Operasi Jaringan Melalui Penerapan Model PBL Berbantuan Video dan Berbantuan Powerpoint Pada Kelas XI Teknik Komputer dan Jaringan Di SMKN 10 Malang.Proposal Skripsi Program Studi S1 Pendidikan Teknik Informatika Jurusan Teknik Elektro. Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Drs. Dwi Prihanto S.S.T. M.Pd (2) Heru Wahyu Herwanto S.T. M.Kom Kata Kunci Kompetesi Belajar Problem Based Learning (PBL) Video Powerpoint. Problem Based Learning (PBL) adalah model pembelajaran yang mengarahkan siswa untuk (a)berorientasi pada suatu masalah (b)mengorganisasi siswa untuk belajar (c)membimbing penyelidikan individu dan kelompok (d) mengembangkan (e) menganalisis dan (f) mengevaluasi proses pemecahan masalah. Kompetensi belajar merupakan segala sesuatu yang didapat oleh siswa setelah menjalani proses pembelajaran yang didapat dari tiga ranah yaitu sikap pengetahuan dan keterampilan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dirancang sebagai penelitian eksperimen dengan bentuk eksperimen semu. Penelitian dilakukan di SMK Negeri 10 Malang dengan kelas XI TKJ3 sebagai kelas eksperimen dan X TKJ 2 sebagai kelas kontrol. Instrumen pada penelitian ini adalah soal pre test post test dan keterampilan. Pengumpulan data dilakukan melalui pemberian soal pre-test post-test dan keterampilan. Analisis data dengan menggunakan analisis data deskriptif uji normalitas uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitan menunjukan bahwa peningkatan hasil belajar pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan rata-rata kenaikan sebesar 29 17 pada kelas eksperimen dan 18 19 pada kelas kontrol. Selain itu dapat dilihat dari rata-rata nilai keterampilan sebesar 90 42 untuk kelas eksperimen dan 80 28 untuk kelas kontrol. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan model PBL berbantuan video lebih efektif meningkatkan hasil belajar siswa dibandingkan pembelajaran konvensional. ABSTRAK Ismawanto. Lendy 2016. Different Test of Learning Competency On Network Operating System Subjects Through Application of Video-Based and Powerpoint-Assisted PBL Models In Class XI Computer and Networking Techniques At SMKN 10 Malang.Proposal Thesis Study Program S1 Informatics Engineering Department of Electrical Engineering. Faculty of Engineering State University of Malang. Supervisor (1) Drs. Dwi Prihanto S.S.T. M.Pd (2) Heru Wahyu Herwanto S.T. M.Kom Keywords Learning Competency Problem Based Learning (PBL) Video Powerpoint. Problem Based Learning (PBL) is a learning model that directs students to (a) orientate a problem (b) organize students to learn (c) guide individual and group investigations (d) develop (e) analyze F) evaluate the problem-solving process. Learning competence is everything that students get after learning which is derived from three domains attitude knowledge and skills. This type of research is a quantitative study designed as an experimental research with a form of pseudo experiments. The research was conducted at SMK Negeri 10 Malang with class XI TKJ3 as experiment class and X TKJ 2 as control class. Instruments in this study is a matter of pre test post test and skill. Data collection is done through pre-test post-test and skill. Data analysis using descriptive data analysis normality test homogeneity test and hypothesis test. The results showed that the improvement of learning outcomes in the experimental class was higher than the control class. With an average increase of 29.17 in the experimental class and 18.19 in the control class. In addition it can be seen from the average skill score of 90.42 for the experimental class and 80.28 for the control class. The conclusion of this study is that the use of video-aided PBL model more effectively improves student learning outcomes than conventional learning.