Tugas Akhir
Uji kualitas batu bata merah produksi Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek menurut dengan SNI / Ficho Raynanda Pratama
Abstrak
ABSTRAK Pratama Raynanda Ficho.2017. Uji Kualitas Batu Bata Merah Produksi Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek Menurut SNI.Tugas Akhir Progam Studi D3 Teknik Sipil dan Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Malang Pembimbing Drs. I Made Oka Mulya M. Pd. Kata Kunci batu bata merah uji kualitas kecamatan Gandusari kabupaten Trenggalek Batu bata merah telah digunakan oleh nenek moyang penduduk Indonesia sebagai material untuk pembuatan diding rumah maupun penyekat ruangan dalam rumah . Batu bata merah produksi Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek ini telah lama ada dan bersifat turun temurun hasil produksi batu bata merah di daerah Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek ini sudah terkenal sejak lama di daerah Kabupaten Trenggalek karena kebagusan dan kualitas dari batu bata merah tersebut . Proyek akhir ini berfokus pada pengujian batu bata yang bertujuan untuk mengetahui standart batu bata merah menurut SNI dan NI 10 di karenakan di daerah tersebut belum banyak orang yang mengetahui tentang standart batu bata merah . Pengujian yang di lakukan meliputi pengujian tampak luar batu bata (warna ketajaman potongan kesikuan rongga dan retak) uji penyerapan air uji kadar garam dan uji kuat tekan. Sampel yang di gunakan untuk pengujian tampak luar di gunakan 10 sampel sedangkan untuk pengujian lainnya di gunakan batu bata sisa pengujian sebelumnya sebanyak 5 sampel. Di peroleh hasil dimensi dari pengujian batu bata merah hasil produksi Kecamatan Gandusari Kabupaten Trenggalek adalah 248 mm x 111 mm x 46 mm dari hasil ini untuk panjang dan tebal tidak memenuhi syarat hal ini di pengaruhi karena material yang di gunakan. Untuk hasil uji warna batu bata di dapati warna merah terang untuk potongan memanjang dan melintang. Hasil dari uji retak rongga dan ketajaman potongan yaitu untuk keretakan tidak di dapati keretakan pada permukaan batu bata untuk rongga ada rongga pada batu bata yang berisi abu dan untuk ketajaman potongan di dapati hasil potongan batu bata tajam.Untuk uji penyerapan air di dapati hasil sebesar 18 39 % dan memenuhi syarat yang berbilang pada SNI 15-2049-2000 penyerapan air tidak boleh melebihi dari 20 % untuk kadar garam di dapati tidak ada lapisan putih yang menyelimuti permukaan batu bata dengan itu sudah memenuhi persyaratan SNI 15-2049-2000 yaitu tidak boleh melebihi dari 50 % . Untuk uji kuat tekan batu bata di dapati hasil 18 69 % dan tidak memenuhi persyaratan yang ada .