Tesis
Peningkatan keterampilan menulis narasi melalui penerapan model STAD berbantuan media gambar seri pada siswa kelas V SDN Bendo 2 Kota Blitar / Moh. Ali Yafi
Abstrak
ABSTRAK Yafi Moh Ali. 2017. Peningkatan Keterampilan Menulis Narasi melalui Penerapan Model STAD Berbantuan Media Gambar Seri pada Siswa Kelas V SDN Bendo 2 Kota Blitar. Tesis Program Studi Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Anang Santoso M.Pd (II) Dr. Alif Mudiono M.Pd Kata kunci STAD media gambar seri menulis narasi Hasil observasi dan refleksi di kelas V SDN Bendo 2 Kota Blitar menunjukkan keterampilan siswa menulis narasi rendah. Rendahnya keterampilan siswa dalam menulis narasi disebabkan proses belajar yang membosankan bagi siswa pemahaman siswa terhadap materi kurang siswa kesulitan mengembangkan kalimat siswa menulis narasi dengan membayangkan tema. Pembelajaran tersebut kurang memperhatikan ketercapaian pemahaman siswa. Siswa kurang memahami unsur-unsur dan langkah-langkah dalam membuat cerita narasi. Solusi yang dipilih untuk memperbaiki proses dan hasil pembelajaran adalah melalui penerapan model STAD berbantuan media gambar seri. Tujuan penelitian ini adalah (1) menjelaskan proses pembelajaran menulis narasi melalui model STAD berbantuan media gambar seri (2) menjelaskan peningkatan keterampilan menulis narasi siswa melalui model STAD berbantuan media gambar seri. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan pelaksanaan observasi dan refleksi. Peneliti bertindak sebagai perencana tindakan dan observer. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SDN Bendo 2 sejumlah 29 siswa yang terdiri dari 20 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi catatan lapangan wawancara tes dan dokumentasi. Analisis data dimulai dengan mereduksi data menyajikan data mendeskripsikan data dan menarik kesimpulan. Penerapan model STAD berbantuan media gambar seri pada pembelajaran menulis narasi dilaksanakan dalam tiga tahap yakni pra menulis menulis dan pasca menulis. Pada tahap pra menulis siswa menyimak materi yang dijelaskan guru guru menjelaskan secara runtut dan rinci unsur-unsur narasi dan langkah-langkah dalam membuat narasi. Pada tahap menulis siswa berkelompok memecahkan masalah yang diberikan oleh guru berupa menemukan unsur-unsur cerita narasi dari teks narasi yang dibagikan oleh guru. setelah kelompok menemukan unsur-unsur dalam cerita guru menjelaskan kembali unsur-unsur yang terdapat dalam cerita narasi yang bertujuan agar siswa lebih memahami unsur serta langkah dalam menulis narasi. Masih dalam kelompok siswa menulis narasi secara kelompok berdasarkan gambar seri yang disajikan oleh guru. kerjasama dengan kelompok tanggung jawab terhadap tugas kepercayaan diri dalam mengemukakan pendapat dan kepercayaan diri siswa dalam berkelompok menjadi prioritas. Dengan demikian siswa sudah lebih aktif dalam pembelajaran. Selanjutnya siswa menulis narasi secara individu berdasarkan media gambar seri yang di sajikan guru di papan tulis. Tahap pasca menulis hasil pekerjaan menulis narasi siswa dibaca oleh masing-masing perwakilan kelompok di depan kelas selanjutnya hasil pekerjaan kelompok ditukarkan dengan kelompok lain untuk dikoreksi. Pada tahap pasca menulis cerita narasi secara individu guru meminta siswa untuk meneliti kembali hasil tulisan yang dibuat siswa sebelum dikumpulkan. Setelah hasil tulisan siswa dikumpulkan guru mengoreksi hasil pekerjaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan siswa menulis narasi. nilai rata-rata menulis narasi siklus I sebesar 68 dengan kualifikasi kurang meningkat menjadi 76 pada siklus II dengan kualifikasi cukup. Siswa mampu menyusun alur cerita secara runtut meliputi mampu mengorientasikan cerita memunculkan konflik mejadikan konflik memuncak dan membuat penutupan cerita yang menyelesaikan masalah atau konflik. Kalimat pembukaan cerita menggambarkan tokoh secara jelas dan rinci. Berdasarkan hasil tersebut disimpulkan bahwa pembelajaran model STAD berbantuan media gambar seri dapat meningkatkan keterampilan menulis narai kelas V Sekolah Dasar. Berdasarkan simpulan penelitian disarankan kepada guru SD untuk menerapkan model STAD berbantu media gambar seri pada pembelajaran menulis narasi dengan memperhatikan 1) menerapkan model STAD pada saat siswa berlatih menulis cerita dilaksanakan secara berkelompok (2) guru dalam menjelaskan materi harus jelas agar siswa tidak mengalami kesulitan dalam proses mmenulis (3) guru sebaiknya selalu membimbing siswa selama proses menulis agar siswa yang belum memahami materi berani dan percaya diri untuk bertanya (4) dalam menjelaskan materi guru hendaknya menyertakan contoh cerita yang mudah dipahami siswa sehingga siswa tidak hanya mnenerima materi secara teori namun juga berupa contoh (5) guru senantiasa memotivasi siswa dalam bekerjasama dan mampu bekerja secara individu. (6) dalam pembelajaran menulis keterampilan menulis siswa harus diasah dengan banyak berlatih dan juga sering menugaskan siswa untuk menulis dengan deminikan keterampilan menulis siswa akan lebih cepat meningkat.