Skripsi
Pengembangan multimedia pembelajaran pada pokok bahasan sistem peredaran darah manusia untuk siswa SMP kelas VIII / Citra Larasati
Abstrak
ABSTRAK Larasati Citra. 2017. Pengembangan Multimedia Pembelajaran pada Pokok Bahasan Sistem Peredaran Darah Manusia untuk Siswa SMP Kelas VIII. Skripsi Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Malang. Pembimbing (1) Dr. Munzil S.Pd. M.Si (2) Novida Pratiwi S.Si M.Sc. Kata Kunci multimedia pembelajaran IPA sistem peredaran darah manusia Pembelajaran IPA dalam kurikulum 2013 menjelaskan bahwa pembelajaran harus dilakukan secara interaktif dan menarik serta memberikan ruang yang cukup untuk kemandirian sesuai perkembangan fisik dan psikologis peserta didik. Pada pelaksanaannya beberapa siswa kurang tertarik pada mata pelajaran IPA karena sulit memahami materi yang bersifat mikroskopis atau tidak dapat ditangkap oleh indera. Materi yang bersifat mikroskopis dapat diajarkan kepada siswa dengan menggunakan multimedia. Tujuan penelitian ini adalah menghasilkan multimedia pembelajaran yang valid dan layak pada materi sistem peredaran darah manusia untuk siswa SMP kelas VIII. Multimedia pembelajaran ini dapat digunakan untuk belajar secara mandiri oleh siswa. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini adalah modifikasi model pengembangan 4-D oleh Thiagarajan tanpa tahap penyebaran (Disseminate) karena keterbatasan waktu tenaga dan biaya. Produk dikemas dalam CD pembelajaran yang dapat dijalankan pada komputer/laptop. Produk hasil pengembangan divalidasi oleh ahli media dan ahli materi yang selanjutnya diujicobakan pada sepuluh siswa kelas VIII SMP. Jenis data yang diperoleh bersifat kualitatif dan kuantitatif yaitu berupa angket yang disertai saran. Teknis analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan validasi media oleh kedua validator diperoleh persentase rata-rata sebesar 91 04% artinya media dinyatakan sangat layak untuk digunakan. Berdasarkan validasi materi oleh kedua validator diperoleh persentase rata-rata sebesar 91 87% artinya materi dinyatakan sangat layak untuk digunakan. Berdasarkan uji keterbacaan pada sepuluh siswa diperoleh persentase rata-rata sebesar 86 20% artinya multimedia dapat dinyatakan sangat layak untuk digunakan dan dapat diujicobakan dalam skala yang lebih luas.