Disertasi
Optimalisasi KKG untuk pengembangan profesionalisme guru pada gugus sekolah (studi multisitus di tiga Gugus SD Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek) / Dhina Luvitasari
Abstrak
ABSTRAK Luvitasari Dhina. 2017. Optimalisasi KKG untuk Pengembangan Profesionalisme Guru pada Gugus Sekolah (Studi Multisitus di Tiga Gugus SD Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek). Disertasi Program Studi Manajemen Pendidikan Pascasarjana Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Prof. Dr. Hj. Nurul Ulfatin M.Pd (II) Prof. H. Ahmad Sonhadji K.H. M.A. Ph. D (III) Dr. H. Imron Arifin M.Pd Kata kunci kelompok kerja guru pengembangan profesionalisme guru gugus sekolah Guru merupakan unsur terpenting dalam sistem pendidikan nasional yang dikembangkan untuk menyelenggarakan pengajaran pembimbingan dan pelatihan bagi para peserta didik. Untuk itu kemampuan guru harus senantiasa dikembangkan supaya mutu pembelajaran dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Satu alternatif upaya pengembangan profesionalisme guru dapat dilakukan melalui kelompok kerja guru pada gugus sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan profesionalisme dan menemukan teori substantif yang diangkat dari tiga gugus sekolah. Fokus penelitian mencakup (1) program kerja kelompok kerja guru yang meliputi (a) perencanaan program kerja (b) jadwal kegiatan dan (c) materi kegiatan (2) mekanisme pelaksanaan kegiatan kelompok kerja guru yang meliputi (a) pola kegiatan (b) strategi kegiatan dan (c) pelaksanaan kegiatan dan (3) keterlibatan personel yang meliputi (a) keterlibatan guru (b) keterlibatan tutor dan (c) keterlibatan pembina. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi multisitus. Penelitian dilaksanakan di tiga gugus sekolah dasar Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan metode analisis induksi termodifikasi melalui dua tahap yaitu analisis data situs individu dan analisis lintas situs. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan uji kredibilitas transferabilitas dan konfirmabilitas. Hasil penelitian sebagai berikut (1) program kerja kegiatan kelompok kerja guru meliputi (a) program kerja untuk memenuhi kebutuhan guru-guru SD inti dan SD imbas terutama terkait dengan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah (b) jadwal kegiatan KKG disusun secara periodik dan terprogram dan bertujuan untuk mendukung kelancaran setiap pertemuan kegiatan berdasarkan jenjang kelas atau mata pelajaran tanpa mengganggu jam pelajaran efektif dan (c) materi kegiatan KKG dalam gugus untuk memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar yang penyusunannya melibatkan guru-guru SD inti dan SD imbas (2) mekanisme pelaksanaan kegiatan KKG meliputi (a) mengirimkan surat undangan secara terjadwal oleh KKG KKKS dan KKPS (b) strategi kegiatan dilakukan dengan pemberian tugas kepada guru-guru SD inti dan SD imbas melalui diskusi kelompok ceramah dan tanya jawab secara prosedural oleh KKKS KKPS dan UDPK (c) kegiatan KKG dilaksanakan di SD inti atau di SD imbas secara bergiliran sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan (3) keterlibatan personel meliputi (a) keterlibatan guru dalam pelaksanaan kegiatan KKG dipilih dalam bentuk kepengurusan (b) keterlibatan guru pemandu mata pelajaran memberikan manfaat bagi guru-guru SD inti dan SD imbas yang mengalami permasalahan terkait dengan proses belajar mengajar atau kegiatan belajar mengajar untuk mata pelajaran tertentu dan pengelolaan kelas (c) keterlibatan tutor memberikan manfaat bagi guru-guru SD inti dan SD imbas yang mengalami permasalahan terkait dengan proses belajar mengajar atau kegiatan belajar mengajar untuk seluruh mata pelajaran dan (d) keterlibatan pembina dalam kegiatan KKG mempunyai peran sebagai penasehat fasilitator motivator bagi guru-guru SD inti dan SD imbas. Berdasarkan hasil penelitian maka disarankan kepada berbagai pihak yaitu (1) guru hendaknya meningkatkan kemampuan meneliti dengan cara melakukan penelitian yang terkait dengan proses belajar mengajar atau kegiatan belajar mengajar di SD khususnya yang ada di gugus (2) Kepala SD Inti/Ketua Gugus dan SD Imbas hendaknya meningkatkan kompetensi manajemen sekolah kepemimpinan pendidikan dengan keterampilan manajerial yang meliputi keterampilan interpesonal dan keterampilan konseptual. Melalui beberapa keterampilan tersebut Kepala SD Inti/Ketua Gugus dan SD Imbas memperoleh wawasan dalam pengelolaan untuk mewujudkan kualitas sekolah (3) pengurus KKG hendaknya meningkatkan kemampuan dalam pengelolaan kegiatan KKG dalam gugus sesuai dengan kebutuhan guru-guru SD Inti dan SD Imbas yang ada dalam gugus (4) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Trenggalek hendaknya melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap setiap pelaksanaan kegiatan KKG sebagai upaya untuk peningkatan profesionalisme guru (5) peneliti dan pengembang ilmu manajemen hendaknya memanfaatkan temuan ini terutama terkait dengan manajemen cara menyusun program kerja kegiatan KKG dalam satu gugus sebagai upaya untuk peningkatan profesionalisme guru-guru sekolah dasar.